Komik One Piece 943 Indonesia : SMILE

Mei 24, 2019

Komik One Piece 943 Indonesia : SMILE



Komik One Piece 943 Indonesia : SMILE



one_piece_chapter_943_zorojuro_sangoro_saves_toko

one_piece_chapter_943_smiles_kaido_doflamingo_name


Sekilas dimasa lalu!

Negeri Wano - Hakumai

"kenapa kau mencuri uang sebanyak itu?!"

"karna Tuan Oden butuh uang!!!
Kalo kamu mau mengeksekusi kami, cepat lakukan!!!
Dasar landak!!!"

"si Oden sialan itu..
Dia merekrut orang-orang aneh!" ucap Yasuie

Tampak didepan Yasuie kesembilan sarung pedang telah ditangkap.
Kinemon dan yg lainnya yg masih remaja tampak sedang berusaha mencuri kotak harta milik Yasuie namun mereka gagal dan tertangkap.

"uang yg kalian curi akan aku berikan!" ucap Yasuie

"huuuhhhh?!!!"

"apaaaa!!!!"
Teriak kinemon dan yg lainnya yg tampak sangat terkejut mendengar apa yg Yasuie katakan

"tunggu tuan Yasuie!
Jika anda melakukan itu, Hakumai akan kekurangan!!" ucap anak buah Yasuie

"ambil ini juga!!
Gunakan dengan bijak!" ucap Yasuie sambil menyerahkan bingkisan yg lain kepada kinemon dan yg lainnya

"ditambah lagi!!!" teriak kinemon yg sangat terkejut dengan apa yg Yasuie lakukan.
"apa kau serius?!
Kau gila ya?!
Apa ini jebakan?!!"
Kinemon dan yg lainnya masih tampak tak percaya dengan apa yg Yasuie lakukan

"apa kau suka pada Oden?!"
Ucap Yasuie

"tentu!!!
Kami semua berhutang budi padanya!!" jawab kinemon tegas

"kalo apa yg kalian katakan itu benar, maka gunakan uang ini untuk memulai hidup baru.
Belajarlah tata krama dan belilah buku.
Penuhi diri kalian dengan pengetahuan dan kebijaksanaan.
Kalo penjahat seperti kalian menjadi bawahan Oden seperti sekarang, kalian hanya akan mempermalukan namanya!!" ucap Yasuie

Kinemon dan yg lainnya tampak terkejut dan tak mengerti apa yg Yasuie katakan

"suatu hari dia akan menjadi shogun negara wano!
Dan orang yg akan membantunya haruslah samurai terbaik dinegeri ini!
Tugas pelayan adalah melindungi tuannya!
Kalian harus menjadi pelindung ibukota!!" jelas Yasuie
"bukan, tapi menjadi pelindung seluru negeri!
Paham!!!!" jelas Yasuie lagi

Saat ini, setelah Yasuie dieksekusi, kinemon dan yg lainnya tampak sangat sedih. Mereka bahkan tak mampu untuk menahan air mata mereka.

Ibukota Bunga - distrik Rasetsu


Didepan penjara tampak semakin padat oleh kehadiran para penduduk kota Ebisu

"hei!!! Usir penduduk kota Ebisu dari sini!!!"

"mereka kenapa?!
Mereka sangat menakutkan?!"
Ucap orang-orang yg menyaksikan apa yg penduduk kota ebisu.

Meski melihat Yasuie dieksekusi, tapi para penduduk kota Ebisu mala tertawa meski dengan air mata yg memgalir deras dari mata mereka.
"Yasu sudah mati!!!
Gyahahahha!!" teriak penduduk Ebisu

"keluar dari ibukota!!
Dasar rendahan!" teriak penjaga yg mencoba mengusir para penduduk kota Ebisu

"tidak!!!
Ahahahah
Kami menolak pergi dari sini!!!" teriak penduduk Ebisu
"kenapa mereka menertawakan kematian Tuan Yasuie?!"

Bahkan O-Toko sebagai anak perempuan dari Yasuie pun ikut menertawakan kematian Ayahnya dengan air mata yg mengucur deras

"ini adalah kejahatan terburuk shogun Orochi!!!" ucap Hyori yg masih menangis di dada Zorro
"dia sudah menyengsarakan mereka semua!!!
Dan bahkan tidak mengizinkan mereka untuk bersedih!!!
Tempat apa ini kalo bukan neraka?!
Katakan Tuan Zoro-juro!!!" ucap Hyori lagi dengan air matanya yg terus mengucur deras.

"kukira smile itu cuma buah iblis palsu?!!!" ucap Zorro yg tampak menahan kesal mendengar apa yg dijelaskan oleh Hyori

"muhahahahha... Itu adalah akhir yg cocok untukmu Yasuie!!!" teriak Orochi yg tampak senang setelah berhasil mengeksekusi Yasuie
"Beraninya kau selama ini hidup diwanoku!!!
Sangat tidak sopan!!
Dasar landak..bukan dasar tikus!!
Muahahaha!!!" teriak Orochi lagi

Teriakan dari Orochi tersebut membuat Zorro tampak kesal.

"semuanya!!!
Antar kematiannya dengan tawa!!!
Inilah negera wano, negara yg cerah dan ceria!!!
Bahkan mungkin ada yg mengatakan bahwa ini adalah surga!!!" Orochi tampak sangat senang setelah melihat kematian dari Yasuie

"sial!!!
Tonoyasu terbunuh!!"

"kita tidak sempat!!!"
Teriak Franky dan yg lainnya yg tampak sedang berlari menujuh tempat eksekusi

"Tuan Yasuieeeeee!!!" ucap kanjuro yg tampak sangat bersedih atas kematian Yasuie
"kami tidak menyadarinya sampai dia dibunuh dan dipajang dimuka umum!!
Ini kesalahan yg setimpal dengan kematian!!!" ucap kanjuro lagi yg tampak sangat menyesal

"Tuan Yasuie!!!" Shinobu pun tampak sangat bersedih

"tapi kenapa mereka?! Ini aneh sekali!!"

"warga kota Ebisu yg sangat menghormatinya..."
Robin, Franky dan yg lainnya tampak kebingungan dengan apa yg dilakukan oleh warga Ebisu, meski mereka melihat kematian Yasuie, tapi mereka justru ketawa.

Udon - penjara Tambang

"lihat mereka gilaaaa!!!" teriak Queen yg melihat ekspresi warga Ebisu melalui denden mushi visual
"mereka menertawakan eksekusi mantan daimyo!!
Orochi sangat kejam!!!" teriak Queen lagi

"Tuan Yasuie!!!
Anda berhasil bertahan sampai selama ini!!" ucap kakek Hyou yg tampak sangat sedih atas kematian dari Yasuie

"ada alasannya kan?!" ucap Luffy
"mau siapapun orangnya, nggak ada yg boleh tertawa saat seseorang mati!!" ucap Luffy lagi

"mungkin itu efek samping smile...
Ada orang seperti itu juga disini.
Mereka hanya bisa tertawa" jelas kakek Hyou

Luffy tampak tak mengerti dengan apa yg dijelaskan oleh kakek Hyou

"jadi rencana kita terbongkar!!!
Inilah kenapa anda, Tuan Yasuie !!!" ucap Raizo yg juga tampak sangat sedih

Onigashima

"seleramu buruk sekali,, Orochi!!
Worororo!!!" ucap kaidou yg juga melihat tayangan di ibukota melalui denden mushi visual

Kota Kuri - Bakura

"hei, Inurashi!!!! Kinemon!!!
Apa kalian tahu soal smile?!!!" ucap Shutenmaru

"harusnya kami menjelaskan ini pada kalian sejak awal.
senyuman mereka yg tinggal dikota Ebisu hanyalah topeng!!" ucap Shinobu

"huh?!"
Nami dan yg lainnya tampak bingung dan tak mengerti apa yg dimaksud oleh Shinobu

"senyuman mereka itu hanyalah topeng yg tak bisa mereka lepas seumur hidup mereka!" jelas Shinobu

Nami dan yg lainnya makin tak mengerti

Lalu Shinobu pun mulai menjelaskan tentang kenapa warga Ebisu selalu tertawa

"beberapa tahun yg lalu kaidou dan Orochi mulai berdagang senjata yg dibuat dinegara ini.
Untuk suatu buah yg dibuat manusia, yg disebut smile!" jelas Shinobu
"setelah memakan buah tersebut mereka jadi tak bisa berenang, tapi sebagai gantinya mereka mendapatkan kekuatan hewan buas. Itu buah yg mengerikan" jelas Shinobu lagi

"buah iblis buatan. Maksudmu buah iblis dari pabrik yg kami hancurkan itu!?!" ucap Franky

"ya, kinemon memberitahuku soal itu!" ucap Shinobu
"tujuan kaidou menggunakan buah itu untuk memperkuat pasukannya dan membuatnya menjadi monster!
Untuk memiliki pasukan bajak laut terkuat didunia!" jelas Shinobu.
Ia pun melanjutkan penjelasannya
"tapi tentu saja selalu ada resiko untuk hal yg terdengar hebat itu.
Kesuksesan buah buatan itu adalah 10%. Kalo sepuluh orang memakan buah tersebut, hanya ada satu orang yg akan mendapatkan kekuatannya. Sembilan lainnya hanya akan mendapatkan efek sampingnya. Selain tidak bisa berenang. Karna formulanya yg belum sempurna, mereka juga akan kehilangan kemampuan untuk menjadi sedih dan marah, mereka hanya bisa tertawa dan tertawa!!" jelas Shinobu

"apa!!!" Ussop dan yg lainnya tampak sangat terkejut mendengar penjelasan dari Shinobu tersebut

Shinobu pun terus menjelaskan apa yg ia tahu
"bajak laut kaidou terbagi menjadi 3 pasukan utama.
Satu, mereka pasukan yg belum memakan buah buatan itu. Dan menunggu giliran mereka. Para waiters.
Kemudian 10% nya yg sudah mendapatkan kekuatan hewan buas, mereka disebut para gifters!!!
Kemudian mereka yg gagal mendapatkan kekuatan buahnya, para prajurit tawa. Para pleasures!!!
Dan seolah mengejek jiwa-jiwa mereka itu, mereka pun menamai buah itu sesuai dengan efek sampingnya. Smile!!!!" jelas Shinobu

"menurutku nama buah iblis itu memang aneh, tapi aku tak pernah tahu makna aslinya!" ucap Nami

"itu baru awalnya saja!!" ucap Shinobu

Nami dan yg lainnya semakin terkejut

Shinobu pun kembali menjelaskan tentang smile
"Orochi tertarik dengan buah yg gagal tersebut. Karna semuanya hanya digigit sekali. Meskipun buah gagal, tapi efek sampingnya masih ada. Dan bisa menghasilkan lebih banyak kegembiraan!!" jelas Shinobu

"maksudmu...."
Nami dan yg lainnya semakin penasaran

"kematian terjadi setiap hari dikota sampah ibukota. Dan disana dipenuhi dengan tangisan dan kesedihan.
Orochi yg sangat tak menyukai hal itu, mulai mencampurkan buah smile yg gagal kesampah ibukota yg akan dibuang!!" jelas Shinobu

Seperti yg Shinobu jelaskan, buah smile yg gagal itu lalu dibuang ke kota buangan.
Melihat buah yg masih segar itu, para penduduk dikota buangan merasa sangat bahagia dan tanpa pikir panjang, mereka langsung memakan dan membaginya kepada penduduk yg lain.

"Setelah memakannya sedikit, semuanya pun menyadari apa sebenarnya buah itu!!
Tapi pada akhirnya pendukung kota buangan kala dengan perut lapar mereka!!!" jelas Shinobu lagi

Sanji dan yg lainnya hanya bisa terdiam mendengar apa yg Shinobu jelaskan

Dan bukan hanya Shinobu, tampak Hyori pun sedang menjelaskan hal yg sama kepada Zorro dan Brook yg ada didekatnya.

"kota ceria dimana tak ada yg cemberut, kota Ebisu menjadi kota seperti itu!
sekilas terlihat semua orang tampak gembira. Tapi sebenarnya itu adalah kota yg tragis dimana tak seorang pun yg bisa menunjukan kesedihannya meski ada keluarganya yg mati!!!" jelas Hyori
"jadi tolong jangan salahkan orang-orang tg tertawa itu!!" dengan tangisannya, Hyori menjelaskan hal itu

Zorro hanya terdiam dan mrngingat pertemuannya dengan Yasuie dulu
"keberuntunganmu akan hilang kalo kamu tak tersenyum!!
Kalo kita tak tertawa, itu akan sia-sia!!!
Sia-sia!!!" ucap yasu waktu itu.

"hei, berhenti nak!!!
Kembali ke luar pagar!!!"
Teriak orang-orang ketika mereka melihat Toko sudah ada didekat tubuh Yasu yg terkapar

"Ayah, aku membawakan obat yg sangat bagus untukmu!
Ahahahaha!" ucap Toko didekat tubuh ayahnya

"Toko?!!" teriak Hyori yg sangat terkejut ketika menyadari keberadaan Toko saat ini

"dia masuk lewat pagar, cepat bawa dia kembali!!" teriak orang-orang

"berhenti, Toko!!!
Cepat kembali kesini sekarang!!!" teriak Hyori mencoba memanggil Toko untuk segera kembali ke luar pagar

"hei.. Anak itu yg tadi datang untuk makan soba!!!" ucap Sanji saat melihat Toko

"O-Toko?!!!" teriak Robin

"anak itu putri Tonoyasu!!!" ucap Ussop

"apa!!!" teriak Franky

Dooorrrr

"menyingkirlah dariku!!!" teriak Orochi

Kyaaaaahhh

Orang-orang pun berlarian untuk menepi dan memberikan jalan buat Orochi

"bangunlah Ayah!!!
Obat ini akan menyembuhkan semua lukamu.
Namaya minyak katak!" ucap Toko mencoba untuk membangunkan Ayahnya yg sudah terkapar

"o-tokoooooo!!!
maafkan aku!!
Obat itu bukan... " teriak ussop mencoba memberitahu Toko tentang obat yg Toko bawa tersebut

"akhirnya aku menemukanmu, boca sialan!!!" ucap Orochi ketika melihat Toko
"begitu, jadi kau anak Yasuie!!!
Pantas aja kau jadi kurang ajar!!!
Kalo kau tidak tertawa seperti itu tadi, komurasaki pasti masih hidup!!
Dasar tikus bodoh!!!" ucap Orochi

"lari O-Toko!!!
Jangan sampai kau mati juga!!!" teriak Hyori

Tapi Toko tak peduli dengan apa yg terjadi, ia tetap disisi Ayahnya
"Ahahaha!! Sembuhlah Ayah!!" ucap Toko sambil memberikan minyak katak

"mau anak ato orang tuanya, semuanya membuatku marah!!!
Kau harus dieksekusi juga!!!" teriak Orochi yg kini sudah membidik O-Toko dengan pistol yg ia bawah

Doooorrrrrr

Kyaaaaahhhh

Teriak orang-orang ketika Orochi menembak O-Toko.

Tapi sebelum peluruh itu mengenai Toko, tampak dua orang telah berada didepan Toko untuk menyelamatkannya.
Hyori dan semua orang tampak terkejut melihatnya.

"pria itu!!!
Dia pria yg sedang dicari-cari. Si pembunuh hakim!!!" teriak penjaga yg mengenal orang yg ada didepan Toko

"apa!!!" Orochi tampak terkejut

"dan orang itu. Dia pemilik kedai soba yg melecehkan keluarga Kyoshiro!!!" teriak penjaga lagi

Drake dan Hawkins tampak terkejut mendengarnya

"mereka Zoro-juro dan Sangoro!!!" teriak para penjaga

Huh?!

Sanji dan Zorro tampak terkejut ketika mereka menyadari kehadiran masing-masing.



















Artikel Lainnya

One Piece Indonesia

One Piece Indonesia

OnePiece.id adalah media informasi seputar One Piece, Komik One Piece, Anime One Piece maupun Filler dan pembahasan One Piece.