Komik One Piece 929 Bahasa Indonesia OROCHI KUROZUMI, SHOGUN DARI NEGERI WANO

Desember 30, 2018 0

Komik One Piece 929 Bahasa Indonesia OROCHI KUROZUMI, SHOGUN DARI NEGERI WANO



Komik One Piece 929 Bahasa Indonesia OROCHI KUROZUMI, SHOGUN DARI NEGERI WANO



one_piece_chapter_929_orochi_kurozumi

Ibukota bunga, negeri wano.

"karna Oirannya cantik, bukan berarti kau boleh bolos bekerja, nak-fra!!!!" teriak seseorang.

"siap bos!!!"

"tolong maafkan saya!!
Soalnya dia wanita yg baik si!!" ucap Franky dengan muka yg cukup sopan.

"aku tidak peduli!!! Begini, aku tau pekerjaanmu setara dengan 10 orang, jadi kau boleh membolos sesekali"
Ucap ketua tukang kayu legendaris, MINATOMO. seseorang yg telah membangun mansion Kaidou.
"tapi ini juga menyangkut harga diriku, dasar kepala batu!!!" ucap Minatomo yg tampak kesal.

"baik maafkan aku!!" ucap Franky.

"tapi masalah yg sedang kau ributkan itu adalah soal melihat blueprint mansion di onigashima kan?!" ucap Minatomo.

"sungguh maukah?!!" Franky tampak bersemangat.

"sebenarnya, aku baru teringat sesuatu.
Sekitar 10 tahun yg lalu, aku menggadaikannya" jelas Minatomo. Lalu ia pun tersenyum.
"teeeheee!!"

"jangan cuma teehee, sialan!!! BANGSAT!!!" bentak Franky yg tampak emosi.
Ia pun mencengkram erat Minatomo.
Tampak keributan yg dilakukan oleh Franky terdengar oleh orang yg ada diluar.

"oi, ada apa Franosuke?!!! Apa yg terjadi?!!" orang-orang pun mulai berdatangan.

"aku bekerja untukmu selama beberapa minggu ini cuma karna kau bilang kau punya benda itu, sialan!!" bentak Franky sambil mencekik Minatomo.

Orang-orang tampak terkejut melihat apa yg dilakukan oleh Franky.

"nak-fra!!! Beraninya kau mencekik ketua kita!!"

"sebenarnya kau pikir kau itu siapa?! Keparat!!!"

"diam kalian orang-orang bodoh!!! Peluncur Franosuke!!!"

Keributan antara Franky dan tukang kayu pun dilihat oleh orang-orang yg ada diluar.

"jadi para tukang kayu itu berantem lagi ya?!!"

"sepertinya lebih panas dari biasanya!!"
Ucap orang-orang yg melihat kejadian itu.

"itu dia!!! Kau dipecat!!! enyah kau!!" teriak Minatomo.

"tidak masalah!! Lagian aku tidak butuh pekerjaan ini!!!" teriak Franky.

Sementara itu disebuah jalan ibukota.

"ya ampun"

"eh... Apa kau penjual ikan?!!
Ikan macam apa ini?!!"

"ikan air tawar!!"

"memengnya tampangnya kaya gitu?!!"
Ucap orang-orang yg ada disana ketika melihat seekor ikan yg berbentuk aneh.

"bagaiman caraku memasak ini, ya?!!" ucap si wanita yg baru saja membeli seekor ikan yg berbentuk aneh.

"hmmm, kau mau kemana buru-buru begitu, Franosuke?!!" ucap si penjual ikan yg tak lain adalah Kanjuro. Salah satu pelayan keluarga kozuki, kanjuro si hujan malam.

"kanjuro!!! Kau ini pedagang keliling macam apa?!!" ucap Franky ketika ia bertemu dengan kanjuro.
"kau mencolok sekali!!!
Coba lihat, anak-anak saja mulai berkerumun!!"

"apa ini?!!" ucap anak-anak ketika melihat ikan jualan kanjuro.
Ikan yg dijual kanjuro emang aneh, sebab ikan itu adalah hasil dari gambar yg kanjuro buat.

"dengar, aku punya kabar buruk!!! Ternyata aku sudah salah!!!" ucap Franky.

Kanjuro pun tampak terkejut mendengar apa yg Franky katakan.

Pegadain

"benda dari 10 tahun yg lalu?!
Blueprint mansion?!
Hmm.. Yg seperti itu jarang masuk kemari, jadi mungkin benda itu" ucap seseorang yg ada disana.

"apa?!! Jadi kau beneran punya?!!" ucap Franky dengan semangat.

"ah, bukan.
Sudah tidak sengaja tersapu.
Dulu siapa ya yg membawanya?!" ucap si pemilik pegadain, ia pun mengingat-ingat lagi
"ah benar juga!!
Tamagoro, dari rumah panjang! Dia bilang ingin mempelajarinya!" ucap si pemilik pegadain.

"siapa dia?!!" ucap Franky.

Di sebuah rumah.

"blueprint?!"
"ya dulu aku memang punya. Tapi aku membiarkan pinjamanku menumpuk, jadi tuan tanah membawa semuanya!!
Maksudku koubee-san!" ucap si pemilik rumah.

"siapa dia?!!"

Disebuah tempat.

"blueprint ya?!
Benda itu memang bagus, aku sudah memberikannya kepada geisha kesukaan ku, kisegawa-ku sayang!
Apa kau mengenalnya?!"

"mana mungkin aku kenal!!!"

"aku tidak begitu tau itu benda apa, makannya aku pakai sebagai pengalas poci.
Lalu tokojiro... "

"Tokijiro.."

Franky pun terus mendatangi tempat-tempat dimana blueprint mansion itu kemungkinan berada.

"ya aku pernah punya!!!
Tapi kemudian camel bilang dia akan menjualnya dengan harga yg mahal.
Dan dia pun mengambilnya"

"camel?!!"

Franky pun bergegas ketempat yg lainnya

"tunggu?!!
Camel?
Hewan ya?"

Dan Franky pun akhirnya sampai ditempat camel.

"ya, namaku camel.
Blueprint itu telah memberiku masalah!
Beberapa orang telah mencurinya dariku! Wajahnya ditutupi!!
Dia bilang, dia berasal dari kuri!!" ucap camel.


"kuri?!"

Kuri, desa terlantar.

"oi, kinemon!!
Aku menyerah!!" ucap seseorang.

"apa katamu?!
Blueprint mansion kaidou ada dikuri?!!" kinemon tampak terkejut mendengar laporan dari Franky.

"sepertinya begitu.
Jadi aku harus apa?!" ucap Franky melalui den den mushi.

"maaf karena sudah memberikanmu banyak masalah Franosuke!!
Bantulah misi lain diibukota!!" ucap kinemon via den den mushi.

"baik!! Tenang saja!!" jawab Franky.

Terlihat kinemon kini sedang bersama Inurashi dan suku mink lainnya.

"lagian, siapa juga yg butuh blueprint mansionnya kaidou?!
Mungkin..." ucap kinemon.

"duke-sama. Kin.
Kami sudah mencuri banyak!" ucap wanda.
"makanan dan senjata dari pabrik!
Sebenarnya kami bisa mendapatkan lebih banyak, tapi anak buah kaidou mulai menyadari kami" ucap wanda lagi.

"ahahaa.. Selamat!!"

"apa kartunya sudah kau tinggalkan disana?!" ucap Inurashi.

"ya tentu saja!!"

"tapi apakah trik ini akan berhasil?!!"

"paling tidak, orangnya sendiri yg akan marah!!"

Sebelum meninggalkan tempat yg mereka curi, wanda dkk tampak menaroh sebuah kartu bertuliskan 'ketua bandit gunung, kami disini.
Shutenmaru'

Reruntuhan Kibi, Negeri Wano.

Ditempat yg cukup tandus itu, tampak dua orang sedang berjalan.

"kalo aku bersama Tuan, aku takkan kekurangan makanan!!"

"oi.. Bisakah kau diam sebentar!!"

"ahahaha...
Iyo~❤
Diam?
Kau baik sekali!!!" ucap Tonoyasu, si pembawa gendang taiko. Dikenal juga dengan Yasu.
"pasti tidak semua orang peduli dengan keadaan tenggorokan seseorang yakan?!" ucap Yasu lagi

Zoro tampak tak mengerti dengan apa yg dikatakan Yasu.

"wajahmu tampan, aku yakin para perempuan pasti akan berebut untuk mendapatkanmu, tuan!!" ucap Yasu.

"dengar, terimakasih sudah membayar sushiku,tapi..." ucap Zorro.

"sudahlah!!! Tak perlu berterimakasih!!
Begitu melihatmu, aku sudah tahu, aku pasti akan beruntung jika aku mengikutimu! Aku yakin!!" ucap Yasu.

"aku bayarkan semua sisa uangku, dan sekarang sudah habis semua!!
Sisanya adalah keberuntungan!!" ucap Yasu.
"lalu kau dipenginapan sebelah, taruhan besar dan kau terus menang!!
Mereka pasti marah!! Para penjudi itu memburuh kita dengan katana terhunus!!
Lalu kau hajar mereka begini dan begitu!!
Seperti ini dan seperti itu!!
Biasanya tak ada yg berani mencari masalah dengan mereka.
Mereka adalah yakuza ibukota! Anak buah kelurga Kyoshiro!!" jelas Yasu.
"jujur aku tadi ketakutan!!
Andaikan aku adalah seorang perempuan, tadi aku pasti sudah berlutut!!
Iyo!!!" ucap Yasu lagi.

"hmm... Sepertinya aku pernah melihat tempat itu sebelumnya,kasu!" ucap Zorro ketika melihat pemandangan yg ada didepannya.

"kasu?!
Ahahaha!! Kau benar si!
Tapi, namanya adalah Yasu!!!" ucap Yasu.
"kota yg terlihat dari kejauhan adalah ibukota bunga dan tepat didepannya adalah sebuah hamlet yg disebut kota sisa!! Tempat tinggalku!
Kenapa disebut hamlet?!
Nanti kau akan tahu sendiri ketika sampai disana" ucapnya lagi.

Ibukota Bunga, Kastil Orochi.

"gufufufu.. "

"kalian yakin tidak menginginkan dibukanya perbatasan kalian?!"
Ucap seseorang yg ada disana.

Tampak disana, beberapa orang sedang mengadakan sebuah pertemuan.

"untuk melawan bajak laut, kalian membeli senjata dari bajak laut.gufufu...
Ideh yg aneh!!" ucap salah seorang disana.
"perantara kalian, joker atau Doflamingo sudaj jatuh.
Dan sekarang kalian sudah kehilangan tirai untuk bersembunyi.
Pilihan kalian yg tersisa hanya bernegoisasi secara langsung denganku!
Kalian panik, dan itu berarti aku bisa memeras keuntungan sepuasnya dari kalian" ucapnya lagi.

Sementara orang-orang yg sedang dia ajak bicara tak lain adalah agen dari pemerintah dunia. CP 0.

"biar begitu, ini memang agak memusingkan"

"wano ini sudah sejahtera!!
Lihatlah disekitar kalian, warga sudah bahagia bukan?!"
"gufufu...
Kalo Soal keinginan, kami hanya menginginkan kekuatan.
Sebelumnya kami meminta kapal perang.
Tapi kali ini kami ingin DR. Vegapunk!" ucap orang itu, Orochi.

"itu mustahil!!!" CP 0 tampak sangat terkejut mendengar permintaan dari Orochi.

Dan anggota CP 0 pun dibuat lebih terkejut, ketika tiba-tiba Orochi menembak salah satu rekan mereka.

"aku tidak tanya itu mustahil atau tidak!!
Tenryuubito?!
Angkatan laut?!
Dengar baik-baik, kami tidak takut dengan mereka.
Walau kalian bergabung, kalian tidak akan bisa mengalahkan negeri ini!!
Karna ada kaidou disini!!!" jelas Orochi.

CP 0 hanya terdiam didepan Orochi yg terlihat mempunyai 3 kepala naga.

Tampak rangakin pintu-pintu satu persatu dibuka.
Dan seseorang dengan teanangnya berjalan melewati pintu-pintu tersebut.
Dan ketika orang itu berjalan, semua penjaga yg ada disana tampak berlutut dihadapannya.

"tuan Orochi!!"

"gufufu tidak peduli sama sekali!!"

"semuanya sudah siap!!!"

"tidak peduli sama sekali!!"

"menu malam ini adalah ayam dari peternakan indah Orochi!!
Dengan rempah dan dimasak dengan.." ucap seseorang sambil menghidangkan sebuah makanan.

"rasanya seperti bukan ayam!!!" bentak Orochi sambil membuang makanannya.

"maaf tuan. Kami akan membuangnya" ucap pelayan

"berikutnya sayuran lezat" ucap pelayan sambil menghidangkan makanan lain.

"tidak mau!!" ucap Orochi.

Pelayan pun membawakan menu hidangan lain.
"ikan makarel gemuk!!" ucap pelayan.

"aku suka makarel!!" ucap Orochi.

"dan untuk sashiminya, kami punya tuna!!" jelas si pelayan.

"tuna memang yg terbaik!" ucap Orochi.
"sake terbaik saat ini!!"

"bagaimana dengan para perempuanannya?!!" ucap Orochi.

"kami sudah mendatangkan para geisha terkenal!!"
Ucap si pelayan.

"angkat kepala kalian!!!"
Dan para geisha cantik pun tampak berkumpul disana.

"ahh... Berseri-seri!"

"bernyanyilah!!
Kemarilah!!
Jangan pedulikan dunia!!"

"komurasaki!!!
Kau juga datang rupanya!!
Aku sudah lama ingin bertemu denganmu! ❤" Orochi tampak begitu senang melihat kehadiran komurasaki.

"saya juga yg mulia!! ❤" ucap komurasaki dengan malu-malu.

"boooohhh!!!
Whooooaaahh!! ❤" Orochi tampak sangat terpesona melihat komurasaki yg tersipu tersebut.

"ayo... Ayo!!!
Minggu depan adalah festival api!!!
Kita jadikan ini sebagai pesta pembukaan!!!" teriak Orochi, Shogun Negeri Wano. Kurozumi Orochi.

"nikmatilah!!!
Inilah negeri wano!!
Jangan sampai salah ini surga!! Makan dan minumlah sepuasnya!!" teriak Orochi.

Dan semua orang yg mengikuti pesta pun terlihat tampak begitu bahagia.

Sementara itu ditempat lain di ibukota.

Orang-orang disana tampak agak panik.

"ada apa?! Apa yg terjadi?!" ucap seseorang.

"kau sembunyilah, kuro asih?!" ucap Law.

"Torao?!
Kenapa?!
Kalo mereka datang, akan ku bereskan semuanya!!" ucap Sanji.

"bukan begitu, orang-orang itu kenal dengan kita!!" jelas Law.

Sanji tampak tak mengerti.

Sementara para warga tampak berlarian dengan panik.
"para petarung datang!!!mereka akan membunuh tukan soba!!"

"enam headliner terkuat!!
Dua dari mereka adalah Drake dan Page One!!" teriak para warga.

"Drake?!" ucap Sanji.

Dan disuatu tempat, tetlihat para petarung itu berkumpul.
"kenapa mereka khusus memanggil kita?!" ucap Drake. Bajak Laut Beast, Flying Fighters, X DRAKE. Pemakan buah iblis buah dragon-dragon tipe purba model allosaurus.
"kenap kau juga ada disini Hawkins?!!" ucapnya lagi ketika ia melihat Hawkins juga ada disana.

"untuk pertunjukan, pastinya?!!!
Itu memang selalu penting!" ucap Page One. Bajak laut beast. Flying Fighters, PAGE ONE. Pemakan buah iblis dragon-dragon tipe purba model spinosaurus.

"aku kemari untuk memburu orang tertentu!!!" ucap Hawkins.
"katanya kau sedang memburuh sesuatu yg jauh lebih penting dibandingkan dengan misi ini, eh Drake?!"ucap Hawkins lagi.

Dan tentara dinosaurus pun tiba!!
Apa yg akan terjadi?!















Komik One Piece 928 Bahasa Indonesia OIRAN KOMURASAKI Muncul

Desember 20, 2018 0

Komik One Piece 928 Bahasa Indonesia OIRAN KOMURASAKI Muncul



Komik One Piece 928 Bahasa Indonesia OIRAN KOMURASAKI Muncul



one-piece-komurasaki

Negeri Wano - Udon

Rumor tentang pemberontakan yg dilakukan Luffy dan Kid masih menjadi perbincangan hangat dipenjara tambang.

"wah... Aku benar-benar puas melihat kejadian kemarin!"

"mereka berdua menjadi bahan pembicaraan dipenjara ini!!"

"sshhhh!!! Mereka bisa mendengarmu!!"
Ucap orang-orang yg ada dipenjara.

"jangan malas-malasan!!!" teriak penjaga.

"hei, topi jerami kau sangat luar bak biasa. Kau anggota dari keluarga mana?!!!"

"hah.. Kalian ini sangat menyebalkan!!!"

"tuan Topi jerami!" tiba-tiba seorang mendatangi Luffy.

"kata-kata tidak akan cukup untuk menunjukan betapa aku sangat berterimakasih padamu telah menyelamatkan nyawaku kemarin!!" ucap seorang tahanan senior Kakek Hyou sambil berlutut.

"syukurlah, kakek hyou!!! Tapi tidak lama lagi kau juga akan mati!! Gyahahah!! Ucap para tahanan lain.

"Cuma kebetulan aja aku ada disana, jangan dipikirkan" ucap Luffy.
"ah... Ini, ambil ini. Kalo kau tidak makan, kau tidak akan bisa bekerja!!" ucap Luffy sambil memberikan kupon makanan kepada kakek Hyou.

"kupon makananmu!!! Kalo sebanyak ini, mereka bisa tahu!!" ucap kakek Hyou.
"aku tidak akan menyia-nyiakan ini!!!" ucapnya lagi.

"aku sangat berterimakasih padamu"
"aku sangat berterimakasih padamu" ucap kakek Hyou yg perlahan menjauh dari Luffy dengan badannya tetap membungkuk.

"shi.. Shi.. Shi.. Orang yg aneh!!" ucap Luffy

Luffy pun bersiap bekerja kembali, namun tiba-tiba seseorang datang.

Poff!!!

"Luffy-dono!!!" ucap Raizo yg kini telah berada disamping Luffy.

"Raizo!!! Bagaimana keadaannya?!!!" tanya Luffy.

"maaf membuatmu menunggu!!
Aku sudah menemukan kunci borgolnya, tapi kunci itu dijaga sangat ketat!!" ucap Raizo.
"selain itu, kuncinya juga disimpan dikotak batu laut!!!
Tapi aku pasti akan mendapatkannya!!
Jadi tolong, menunggulah lebih lama lagi!!" jelas Raizo lagi.

Ditenga obrolan Luffy dengan Raizo, tiba-tiba seseorang mendatangi mereka.
Dan seketika itu pula Raizo menghilang.

"Tuaaaann.... Kehhhi!!
Boleh aku minta juga?!
Tolong beri aku kibidango juga!" ucap Caribou si rambut basah, kapten bajak laut Caribou. Dengan Bounty 210 Juta berry.

"Caribou!!!" ucap Luffy yg sedikit terkejut dengan kedatangan Caribou.
"tidak mau. cari sendiri!!" ucap Luffy lagi.

"borgol laut kita telah dimodifikasi jadi lebih lemah, agar kita bisa bekerja sambil menggunakannya.
Tapi aku tetap tak bisa bergerak dengan baik" jelas Caribou.
"kalo kau memberikan kibidango, aku akan menjadi anak buahmu!!
Aku dipenjara disini lebih lama darimu, jadi aku cukup mengenal tempat ini!!" jelas Caribou lagi.

Sekilas tentang Caribou.

Caribou adalah salah satu rookie super yg berhasil mencapai dunia baru.
Dulu ia pernah berencana untuk membunuh Luffy, tapi gagal.

"kau berencana untuk kaburkan?!!
Ajak aku juga dong!
Aku akan melakukan apapun perintahmu!!" Caribou terus merayu Luffy.
"tidak ada yg perlu kita takutkan jika kita bekerja sama!!" ucap Caribou lagi.

"bekerjasama saja sama si lancip itu!!!" ucap Luffy tampak agak kesal.

"tidak mungkin. Catatannya tidak terlalu baik tau!!" ucap Caribou. Ia pun lalu menjelaskan tentang Kid kepada Luffy.
"rumor bilang, kalo ia menantang Big Mom dan lengannya diputus oleh salah satu anak buahnya.
Setelah itu dia menyerah dan melarikan diri!!" jelas Caribou.

"rumor?!!
Kau menyedihkan!!"

Dan tiba -tiba saja sebuah kapak yg dipakai untuk bekerja melayang didepan wajah Caribou.

"gyaaaahhh!!" Caribou tampak sangat terkejut, tapi untunglah kapak itu tak menginainya.

"rumor tentang aku mengincar kepala Big Mom itu tidak benar!!" ucap orang yg melempar kapak kearah Caribou tadi, yg tak lain adalah Kid.
"seorang komandan manisnya melukai sala seorang anak buahku, jadi aku pergi kesana untuk membalasnya!!" terang Kid.

"ki... Ki... Kid!!!" Caribou tampak ketakutan dengan kedatangan Kid.

"aku kehilangan lengan ku sebelum kejadian itu!
Aku kehilangan lenganku saat aku bertarung melawan bajak laut rambut merah!!
Apa ada lagi yg ingin kau tahu soal aku?!!" ucap Kid.

"tidak. Tidak ada!!" ucap gemetar Caribou.

"nantinya, aku sendiri yg akan mengalahkan kaidou dan mendapatkan semua pengakuan dunia!!" teriak Kid.

"tidak!!! Aku yg akan melakukannya!!" bentak Luffy.

Caribou tampak sangat terkejut mendengar apa yg dikatakan oleh Kid dan Luffy.


Ibukota Bunga

Suasana di tempat ini tampak sangat riuh dengan kedatangan rombongan dari oiran komurasaki.

"sang oiran komurasaki mau lewat!!!!" teriak seseorang.

"nona komurasaki datang!!!"

"itu prosesi oiran!!"
Para warga tampak begitu antusias menyambut kedatangan sang oiran.

Disana juga tampak sanji, ussop dan Franky pun terlihat ikut antusias melihatnya.

"ramai sekali!!!" ucap Franky.

"aku penasaran wanita secantik apa yg akan lewat!!" ucap Sanji.

Dan tak jauh dari tempat Sanji dkk. Berada, tampak ada beberapa pria dengan membawa sebuah pisau telah berdiri Ditenga-tenga jalan yg akan dilewati sang oiran.
Hal itu membuat heran orang -orang yg ada disana.
"komurasaki!!!"

"komurasaki!!"
Ucap para lelaki itu.

"akan kubunuh wanita itu!!!"

"pasukan dari ibukota mengejar kita, inilah akhirnya!!"

"kalo kami harus mati, maka kami akan membawamu ikut mati bersama kami!!!"
Ucap para lelaki itu yg tampak begitu dendam pada sang oiran.

"ada orang-orang bertampang jahat disana!!!" ucap Franky yg melihat para lelaki itu.

Tapi beberapa warga tampak tak peduli dengan keberadaan para lelaki itu, mereka tetap antusias menyambut sang oiran.

"nona komurasaki!!!"

"oiran❤❤"

Salah satu pengawal sang oiran tampak menyadari aksi yg akan dilakukan para lelaki tadi, dan ketika para lelaki itu mencoba menyerang sang oiran, dengan sigap si pengawal itu menghajar semua lelaki yg hendak menyerang sang oiran dengan mudah.

"menjauh dari oiran!!!" teriak si pengawal ketika ia berhasil menumbangkan para lelaki yg akan menyerang tadi.

Dan dengan begitu tenangnya, sang oiran pun melangka melewati para lelaki yg akan menyerangnya tadi.

"komurasaki!!!" ucap lirih salah satu lelaki tua yg tak berdaya akibat sang pengawal tadi ketika sang oiran melangka cukup dekat dengannya.

Lelaki tua itu pun mengingat kembali apa yg telah terjadi antara Dirinya dan si oiran.

"aku ingin bersamamu selamanya" ucap komurasaki waktu itu.

"huh... Dengan orang tua seperti ku?!!"

"kalau.. Kalo aku nantinya milik tuan Oroch, aku lebih memilih kau yg membebaskanku" ucap komurasaki sambil membungkuk dihadapan lelaki tua itu.

"tapi hargaku terlalu mahal, jadi itu hanya impian belaka" ucap komurasaki sambil menangis.
"yg barusan kukatakan, jika tuan Orochi mendengarnya."

"jangan berhenti berharap!!!
Kalo itu yg kau inginkan, aku bingou akan mewujudkannya!!" ucap lelaki tua yg bernama bingou.

"sungguh?! Walau kau berbohong, aku tetap merasa senang"

Hari-hari pun berlalu, Tuan Bingou pun memberikan uang kepada komurasaki sedikit demi sedikit.

"uangnya banyak sekali!!! Aku tak pernah melihat uang sebanyak ini sebelumnya!!" ucap komurasaki ketika ia diberi uang oleh tuan bingou.

"komurasaki, ini adalah sebagian uang yg akan membawamu keluar dari tempat hiburan malam.
Aku tau ini masih jauh dari cukup, tapi tolong bersabarlah dan simpanlah uang ini dulu" ucap Tuan bingou.

"kalo begitu, ayo buat kontraknya dulu?!!!" ucap komurasaki.

"tidak perlu" jawab Tuan Bingou.
"hanya orang bodoh yg meragukan wanita yg ia cintai!!
Aku hanya butuh kata-katamu!!" ucap Bingou lagi.

Haripun terus berlalu, Tuan Bingou pun memberikan uang lagi kepada komurasaki.

"nah,,, ambilah!!! Ini uangmu sekarang!!" ucap Tuan Bingou sambil memberikan uangnya.

"uang sebanyak ini, luar biasa!!" komurasaki tampak terkesan melihatnya.

"aku menjual gudangku, komurasaki!!" jelas Tuan Bingou.

"ya ampun, kau membuatku sangat bahagia!!" ucap komurasaki.

Aku menjual keluargaku!!! Hahaha.. Uhuk.. Uhukk!!" ucap Bingou suatu hari ketika ia memberikan uang lagi.

"ya ampun.. Kau harus menjaga kesehatanmu juga!!" ucap komurasaki

"fufu.. obat hanya akan membuang-buang uang!!
Jika aku dapat mewujudkan mimpi kecilku ini, aku akan menjadi orang bahagia diseluruh dunia!!" jelas Tuan Bingou.

"aku juga memimpikan setiap malam, hari dimana ketika kita bisa hidup bersama!!" komurasaki tampak terharu.

"ya komurasaki!!" jawab Tuan Bingou.

Dan disuatu hari, setelah menjual semua yg ia miliki akhirnya Tuan Bingou pun berhasil mengumpulkan uang untuk bisa membawa keluar dari tempat hiburan malam.

"huf.. Huff.. Uhuk..Uhuk.. Akhirnya uangnya terkumpul!!!" ucap Tuan Bingou dengan begitu riang.
"aku sudah tak punya rumah lagi!!
Ayo menjelajahi dunia dan memulai tanpa apapun, hanya ada kita berdua!!" Tuan Bingou tampak begitu bahagia.
"aku punya pembayaran terakhir 500 gold!!!
Dengan ini aku akan membebaskanmu, komurasaki!!!"

"Huh??"

"maaf... Oiran sedan tidak enak badan, aku pasti akan memberikan kirimanmu untuknya" ucap penjaga tempat dimana komurasaki tinggal.

"oh.. Tidak!! Ini buruk!!
Tolong pastikan dia menerima ini!!
Dan bialng padanya untuk banyak istirahat!!
Aku akan kembali lagi nanti!!" dengan kecewa, Tuan Bingou pun melangka meninggalkan tempat itu.

Hari berikutnya, dengan perasaan yg begitu bahagia, Tuan Bingou pun datang kembali ketempat komurasaki.

"komurasaki!! Aku datang untuk memjemputmu!!
Sekarang kau bisa meninggalkan tempat hiburan malam!!
Mari kita hidup bersama!!!" teriak Tuan Bingou didepan tempat tinggal komurasaki.

Tuan Bingou tak menyangaka, teriakannya justru ditertawakan semua orang yg ada disana.

"dwahahahaha... "

"hahahaha... Dia benar-benar melakukannya!!!"
"orang tua mesum ini memang hebat!!"
Teriak orang-orang yg ada disana sambil tertawa terbahak-bahak.

"apa?!!" Tuan Bingou tampak heran, tapi ia tak peduli.
Ia pun berteriak kepada orang-orang yg ada disana.
"ah... Jangan hanya tertawa, panggil dia kemari!!
Komurasaki akan hidup denganku!!"

"berhenti bermimpi bodoh!!!"
"memangnya kau punya cukup uang untuk membelinya?!!!" teriak orang yg ada disana .

"tentu saja!!! Dia yg menyimpannya!!" jawab Tuan Bingou.

"oh... Halo Tuan Bingou?!!!" komurasaki pun akhirnya keluar.

"oh.. Komurasaki!! Beritahu kepada mereka semua, mereka tak tahu tentang kita!!" ucap Tuan Bingou.

"kau bilang, uangmu itu milikku kan?!!" ucap komurasaki

"huh?!!"
Tuan Bingou tampak tak mengerti dengan apa yg dimaksud komurasaki

"aku sudah menghabiskan semuanya!!
Terimakasih" jelas komurasaki dengan begitu santai.

Mendengar itu, semua orang yg ada disana tertawa terbahak-bahak.
Tapi tidak dengan Tuan Bingou, ia tampak begitu syok mendengarnya, hingga air matanya mengalir.

"hmmmm?
Siapa kakek pikun itu, komurasaki?!!!" ucap Kyoshiro yg sedang berada disana.

"bos... Bos Kyoshiro!!!" Tuan Bingou tampak sangat terkejut melihat Kyoshiro ada disana.

"jadi kau si kakek tua yg selama ini menguntit komurasaki?!!" ucap Kyoshiro.

"menguntit?!!
Hei, komurasaki!!!
Kau pasti bercandakan?!!!" teriak Tuan Bingou dengan air mata yg terus mengucur deras.
"aku.. Aku!!!
Aku sudah mengorbankan semuanya untukmu!!!
Aku sudah tidak punya apa-apa lagi!!!"

Mendengar itu, orang-orang yg ada disana justru pada tertawa terbahak-bahak.

"mulai lagi!! Sudah berapa kali hal ini terjadi?!!"
"menangis disini, hanya akan merusak pemandangan pak tua!!"
Kalo sudah tak ada urusan, cepat pergi dari sini pak tua?!!"ucap para peniaga.
Mereka pun lalu memukuli Tuan Bingou agar ia segera pergi.

"hentikan!!! Uhuk!!
aku akan pergi!!"
Aku akan pergi!!!
Jadi tolong hentikan!!" ucap tuan bingou.

Kini, Tuan Bingou dan para lelaki yg telah ditipu komurasaki tampak tak berdaya.

Sementara itu, para warga disana tampak begitu antusias melihat kecantikan dari sang oiran komurasaki.
Bahkan sanji dan yg lainnya tampak terpesona melihatnya.

"kyaaa!!! Dimengagumkan!!!!"

"dia sangat menawan!!!"
Sanji dan yg lainnya bener-benar terpesona.

"oh cantiknya!!!"
"kecantikannya membutakan mataku!!!"
Teriak orang-orang disana.

"komurasaki!!!"
"rumahku!! Keluargaku!! Aku sudah menukar semuanya demi uang!!!
Kembalikan uangku,dasar pencuri!!!" teriak para lelaki yg telah ditipu.

"meminta kembali barang yg sudah diberikan.
Benar-benar tidak terhormat" Ucap komurasaki.

Para lelaki itu tampak terkejut mendengar apa yg dikatakan oleh komurasaki.

"bagiku, pria itu tak lebih dari anjing yg memberikanku uang!!
Tanpa uang, mereka tak berharga bagiku!!"
Jelas komurasaki.
"aku benci mereka yg miskin!!!"

Para lelaki itu hanya bisa menangis dan berteriak.

"kami tidak akan membiarkan kalian kabur kali ini!!" ucap anggota keamanan yg kini sudah berada disana.

Anggota keamanan pun lalu menangkap para lelaki itu.
"orang yg tak punya kekayaan dilarang tinggal di ibukota!!!"
Atas nama Tuan Orochi, kalian diusir dari kota!!!" teriak para anggota keamanan.

"tolong hentikan!!!"

"mereka yg hidup diluar ibukota sudah bukan manusia lagi!!"

"sialan!!
Terbakarlah dineraka, Komurasaki!!!" teriak para lelaki itu.

Rombongan oiran pun akhirnya tiba didepan kastil Orochi.

"buka gerbangnya!!!"
"sang dayu komurasaki telah tiba!!"

Desa Kuri-amigasa.

Tampak disana, Tama sedang duduk melihat momo yg sedang berlatih pedang dengan giat.

"momo, kau bilang tadi kau punya saudara perempuan?!!!" ucap Tama.

Hei, Tama!!!
Itu kasar!!!
Apa kau tidak tau siapa aku?!!!" teriak Momo.

"Momo?!" Tama tampak tak mengerti apa yg dikatakan oleh Momo.

"hmmm... Lupakan!!" ucap momo.
"iya aku punya saudara perempuan!!, kalo dia masih hidup, sekarang usianya 26 tahun" jelas Momo.
"meski banyak orang yg mengatakan kematian ibuku, tapi aku tak pernah mendengar tentang kematian Hyori!!
Itulah kenapa aku yakin, kalo ia masih hidup!!"

"oh... Begitu ya?!! Aku harap kau bisa bertemu dengannya!!!" ucap Tama.

"tidak!!!
Kami tidak boleh bertemu dulu!!" ucap Momo

Tama tampak bingung mendengar apa yg dikatakan oleh momo.

"kalo Orochi tahu soal Hyori, dia pasti akan menjadikannya target!!!" jelas momo.
"kami baru boleh bertemu setelah memenangkan perang ini!!!" ucap Momonosuke dengan mantap.

















Komik One Piece 927 Bahasa Indonesia O-Toko Si Pelayan

Desember 06, 2018 0

Komik One Piece 927 Bahasa Indonesia O-Toko Si Pelayan



Komik One Piece 927 Bahasa Indonesia O-Toko Si Pelayan



Negeri Wano, Ibukota Bunga

"Soba Spesial...!! Soba Spesial Sangoro...!!"

Di kedai Sanji, tiga anggota Topi Jerami akhirnya tampak berkumpul. Robin, Franky, Usopp, mereka berkumpul sambil makan mi soba dan bercakap-cakap di kedai itu.

"Ada kabar mengenai Luffy?" Robin bertanya.

"Dia ada di pulau yang berebda, jadi kurasa dia tak akan datang tepat waktu saat pertarungan terjadi.." ucap Franky.

"Enak sekaaaaliiii....!!" ucap Usopp, yang sepertinya memang sudah cukup lama tidak merasakan masakan Sanji. "Kupikir aku tak akan pernah masak masakan Sanji lagi, syukurlah kau kembali!!"

"Aku tak peduli komentar kalian, yang penting... O-Robi-chaaaan!! Apa mi sobanya enak???"

Yaps, seperti biasa hanya perempuan yang Sanji peduli.
"Rasanya luar biasa" ucap Robin sambil tersenyum.

Kepala Sanji seperti mau meledak.
"Waaaaa O-Robi-chan sebagai geisha benar-benar luar biasa!!"

"Sangoro, masakanmu enak, tapi bukannya ini terlalu mengkhusus untuk perempuan?" ucap Franky. "Kau harus memperkuat rasanya sedikit supaya cocok dengan alkohol, jadi samurai juga ikut mengantri..."

Sanji malah menatap Franky dengan tatapan tak setuju, yah bagaimana pun niatnya memang mengumpulkan para gadis.

"Kenapa melihatku begitu hah!? Ingat tujuan aslimu mengumpulkan rekan samurai woi!!"

"Eh coba lihat itu, Franosuke.." ucap melihat ke kejauhan, "Aku melihat beberapa pelangganpria berjalan kemari.."

Tiga pria menerobos antrian.
"T-Tuan, tolong jangan memotong antrian.." ucap salah seorang pelanggan.
"DIAM!!!"

Tampaknya bukan pelanggan, tiga pria itu adalah samurai preman yang ingin mengacau.

"Hei nak, kedaimu bagus juga.." ucap salah seorang dari mereka.

"Terimakasih, tapi kalian tetap harus mengantri" ucap Sanji.

"Ah, jangan salah paham, kami ke sini untuk mecari tahu, siapa yang mengizinkanmu datang ke pulau ini?"

"Kami adalah anggota Keluarga Kyoshiro, ini adalah pulau kami!!"
"Kau harus membayar jika ingin membangun kedai di sini!!"

Mereka adalah tiga samurai preman yang bekerja untuk Keluarga Kyoshiro: Kaku, Kuni, dan Suke.

"kenapa aku harus bayar?"

"Bayaran untuk uang keamanan, jadi kalau terjadi sesuatu kami bisa bisa membantu"
Sanji pun berkata, "Tidak perlu, aku ini cukup kuat"

Di belakang kedai, Robin teringat dengan nama Kyoshiro. "Beberapa hari yang lalu, aku dikirim untuk bekerja di ruangan pria bernama Kyoshiro. Orang-orang ini pasti anak buahnya. Pria itu samurai yang cukup arogan, kudengar dia adalah pimpinan dari sebuah kelompok Yakuza."

Kyoshiro memang sempat muncul di Chapter 919, dan Robin waktu itu ada di sana sebagai geisha, menguping pembicaraan mereka.

Tiga samurai marah dengan perkataan Sanji.
"kalau begitu coba lindungi tempat ini dari kami...!!"

Bruakkk!!! Panci besar yang Sanji gunakan untuk memasak mi soba ditendang sampai jatuh. Mangkuk berisi mi di tangan pelanggan pun mereka jatuhkan.

"Waaaaa!!!! Mi sobaku!!!!" seorang anak kecil menangis saat mangkuk mi sobanya dihantam jatuh. Tapi meski menjerit mengeluarkan air mata, ekspresi mukanya tetap seperti orang tersenyum.

"Semuaya pergi!!" jerit tiga preman.
"Tokonya sudah tutup!!!"

Sanji sejenak diam, melihat makanan dijatuhkan dan dibuang-buang seperti itu membuatnya jadi sangat marah.

"Ini buruk, mereka melakukan sesuatu yang paling membuat Sanji marah!!" ucap Usopp.

"Hmmm?? Apa akan ada pertarungan??" Franky malah bersemangat untuk ikut.

Sanji masih dengan tatapan marah berkata pada preman yang menendang pancinya, "Kau harus memakan itu semua, Pak.."

"Haaah?? Bicara apa kau, hah? Mau dihajar???"

Para pelanggan mulai berlarian.
"Lari semuanya...!!!"
"Keluarga Kyoshiro akan mengamuk!!!!"

Semuanya berlarian kabur, berusaha menjauhi tempat itu. Meski yang terjadi adalah sebaliknya, yang mengamuk adalah Sanji. Dalam sekejap tendangannya mengenai kepala salah seorang preman, membuatnya jatuh dan langsung terjungkal hanya dengan satu serangan.

"Whoaaaa....!!! Kakak!!"

Pelanggan yang masih tak jauh melihat itu dan kaget. "Eehh!? Apa-apaan pemilik kedai soba itu!? Dia kuat sekali!!"

"Hebat sekali, tuan pemilik toko soba!!" orang-orang mengagumi Sanji.

Franky pun mempertontonkan aksinya. Ia melempar salah satu preman lainnya, preman itu menjerit-jerit di udara, lalu Franky menggunakan teknik ala pegulat dan membantingnya, "Franosuke Iron.... Suplex!!!"

Orang-orang di sekitar, pria maupun wanita semakin kaget.
"Tukang kayu itu juga...!!"
"T-Tapi, ini buruk..."

Sanji mengambil semua mi yang terbuang-buang dan menjejalkannya ke mulut preman yang ditendangnya. "Nih makan!! Kau harus makan semuanya!! Habiskan mi soba yang sengaja kau jatuhkan!!"

Satu preman yang lolos langsung berlari kabur, "K-Kalian...!! Kalian akan menyesal!!"


"Aku sudah menduga kalau jadinya akan begini sih," ucap Usopp. "Tapi bukannya ini membuat kita seperti sengaja mencari masalah?"

"Ufufu... Kurasa kita sudah bisa melawan orang-orang seperti ini" ucap Robin.

"Coba lihat, antrian panjang tadi mendadak menghilang tanpa jejak!!"
"Orang-orang itu pasti akan kembali dengan pasukan yang lebih kuat!!"

Tak perlu waktu lama untuk menjadikan tempat itu benar-benar sepi. Penonton-penonton tadi pun sudah tidak terlihat lagi. Jalanan mendadak sunyi.

Tapi kemudian dari balik sebuah rumah, anak kecil tadi muncul.

"Eh?"

"Itu anak yang sobanya dijatuhkan tadi"
"Dia menangis sambil tertawa. Anak yang aneh.."

Sanji mengisi kembali mangkuk dengan mi soba, sebagai penggant mi yang tadi dibuat jatuh ke tanah oleh samurai-samurai preman.

"Masih ada satu mangkuk yang belum dihancurkan.." ucap Sanji sambil tersenyum.
"Terima kasih!!" ucap anak itu. Ia terlihat senang sekali.

"Mi soba spesial ini sangat populer, jadi aku sampai rela mengantri lama-lama!! Padahal aku tahu kalau kelamaan mengantri aku bisa telat kerja... Aku mengumpulkan uang sakuku untuk bisa membeli mi soba, tapi orang itu malah menjatuhkannya, aku jadi sedih..."

Anak itu benar-benar terlihat bahagia. Terlebih ketika memakan mi sobanya, "Lezat sekaliii!! Ahahahaha, aku belum pernah makan mi soba selezat ini sebelumnya.."

Anak itu adalah Toko, seorang anak dari ibukota.

"Hahaha!! Tertawamu menular" ucap Sanji, ikut tertawa.
"Hei, siapa namamu, nak?"

"Namaku Toko, tinggal tambahkan O di depannya kalau mau memanggilku.."
"O??"

"O-Toko-chan.."

"Buahahaha!!" Franky dan Usopp tertawa terbahak-bahak.

Perempuan-perempuan di negeri samurai itu memang biasa menambahkan O di depan nama mereka. O-Robi, O-Nami, O-Kiku, dll. Tapi, O-Toko (Otoko) juga bisa berarti laki-laki. Jadinya lucu.

"Aku lucu, kan? Ahahahaha!! Kata itu mudah diingat jadi aku memberitahu orang-orang namaku begitu" ucap Toko.

Tak lama mangkuk mi soba pun habis dimakannya.
"Terima kasih untuk makanannya, lezat sekali!!"

"Sama-sama, nanti mampir lagi ya"

"Ah tidak!!!!" Toko kagetm asih sambil terlihat senyum. "Aku benar-benar akan telat, telat sekali!! Ahahahaha!! Ah, benar juga, nanti aku juga akan lewat di area ini karena hari ini ada prosesi oiran"

"Eh?"

"Toko-chan.. Apa kamu, seorang kamuro?" Robin bertanya.

"Benars ekali, aku seorang kamuro! Prosesinya akan segera dimulai, jadi aku harus pergi!! Sampai jumpa ya semuanya!!" Toko pun berlari pergi. "Oiran-nya sangat cantik, jadi pastikan kalian menyaksikannya ya!!"

Oiran adalah istilah untuk seorang wanita panggilan untuk kerajaan, dan berbanding terbalik dengan apa yang kita tahu, di sana pekerjaan itu dihormati. Kamuro adalah semacam pelayan atau asisten dari oiran tersebut.

Berbeda dengan geisha yang tugas aslinya memang hanya menghibur, dengan alunan musik atau tarian, oiran bertugas untuk menghibur dengan cara-cara dewasa.

"Kukuku!! Anak itu lucu sekali" ucap Usopp.
"Toko-chan benar-benar ceria" ucap Robin.
"Jadi oiran yang sering dibicarakan akan lewat di sini...!!"
"Oiran? Kamuro?" Franky bingung.

"Seorang Oiran...!!"

Nenek tua mendadak muncul sambil memainkan gitar tradisional.

"Whoaaaaaa...!! Nenek-nenek keriput dari mana tiba-tiba muncul!?"
"Siapa yang kalian sebut nenek-nenek keriput, hah!? Anak-anak sialan!!"

"Master!!" ucap Robin. Ternyata nenek tua itu bosnya.

"O-Robi, aku punya kabar bagus untukmu!! Infonya sudah menyebar di seluruh negeri, oiran yang akan lewat adalah idola top Negeri Wano!! Dia adalah seorang super star!!"

"Dia satu-satunya yang terpilih sampai sejauh ini!! Namanya adalah Komurasaki!! Dia adalah impian semua lelaki!! Kharisma kewanitaannya, berpadu dengan kecantikannya, mampu meluluhkan pria mana pun!!"

Frany, Usopp, dan Sanji langsung menelan ludah.

"Dia bahkan lebih dikagumi dari seorang dewi!! Sosok sempurnanya diidam-idamkan oleh semua perempuan!! Sang oiran, Komurasaki!!"

"Mustahil!! Mana ada perempuan seperti itu!!" Franku dan Usopp tak percaya.

"Kalau begitu kenapa tak coba lihat sendiri saja nanti!?" ucap si nenek. "Coba saja dengarkan, kalian sudah bisa mendengarnya, kan? Suara iring-iringan dan sentuhan ringan langkahnya dari kejauhan.."

"Hari ini Shogun akan mengadakan pesta makan di Kastil Orochi!! Oiran dalam perjalanan menuju ke sana, dan gadis kecil dari adalah seorang kamuro, para gadis kecil yang melayani oiran. Dan oh iya, O-Robi, aku sampai lupa, selamat kau juga dipanggil ke pesta Orochi!!"

"Eh?"

"Kau ingin bertemu dengan Shogun Orochi, kan?"
"Ya, aku ingin" ucap Robin.

"Memang luar biasa, O-Robi...!!" ucap Sanji.

"Kalau begitu ayo cepat ikut aku, kita harus bersiap-siap" ucap si nenek.
"Baik... Aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengannya" ucap Robin.

Orang-orang berkumpul mengiringi lewatnya sang oiran terkenal itu. Pria maupun wanita mengidolakannya. Sema orang tergila-gila pada sosoknya.

"Nona Komurasaki!!!"
"Lihat kemari!!!"
"Seorang oiran!!"

"Uuuh dia begitu menyilaukan sampai-sampai aku tak mampu melihatnya!!"
"Sang dayu, Komurasaki lewat!!"

Dayu atau Tayu adalah ranking tertinggi seorang oiran.

Toko si gadis ceria sampai dan masuk ke rombongan, "Maaf aku telat!! Ahaha"

"Aku mengkhawatiranmu loh, Toko" ucap perempuan yang dipuja-puja itu.
"Ehehehe, maafkan aku, nona!!"

Para petugas setempat sampai kerepotan. Gara-gara Komurasaki lewat, beberapa orang sampai pingsan kehabisan banyak darah dari mimisan.

Sakyo, Ibukota Bunga. Di kediaman Kyoshiro, satu preman yang lolos tadi akhirnya melapor padanya.

"Pemilik kedai soba menghajar kalian?"
"Iya, tapi... Dia kuat sekali!!"

"Aku sedang sibuk saat ini, aku diundang untuk menghadiri pesta makan Shogun." ucap Kyoshiro. Saat itu ia memang sedang bersiap-siap. Beberapa pelayan tampak sedang mengurus pakaiannya.

"Hubungi Queen, suruh dia mengirim beberapa pembunuh bayaran" ucap Kyoshiro.
"T-Tapi nanti bisa-bisa terjadi kekacauan..."
"Tidak apa-apa"

Dan beralih ke kastil utama negeri itu, Kastil Orochi. Bayangan mengerikan tampak di balik pintu jendela, seekor naga dengan setidaknya lima kepala.

"Master Orochi!! Oiran sudah dalam perjalanan.."

"Komurasaki...!! Hari ini aku akan membuatmu jadi milikku...!! Gufufufu"

Shogun akhirnya muncul.
















Komik One Piece 926 Bahasa Indonesia : Tambang Tahanan

November 29, 2018 0

Komik One Piece 926 Bahasa Indonesia : Tambang Tahanan



Komik One Piece 926 Bahasa Indonesia : Tambang Tahanan



Wano, Ibu Kota Bunga

Koran beredar bagai keperluan pokok di negeri. Dan hari ini, yang menjadi topik utama adalah lagi-lagi kemunculan para samurai yang telah dianggap mati itu.

"Ada penampakan lagi!!"
"Hantu itu muncul lagi!!"
"Aku akan menghantuimuuu Huuu..."

Sampai-sampai menjadi bahan candaan. Dan tak hanya itu, ada juga berita lain yang tak kalah mengerikan. "Kabar lain, pembunuh jalanan kembali beraksi di Jalan Nomor 8 Distrik 2. Seperti yang mungkin sudah kalian tahu, pelakunya tak lain adalah Kamazou si Pembunuh!! Meski ia telah menjadi buronan di seluruh negeri, namun ia masih belum juga tertangkap!!"

Lalu ada juga berita lain mengenai sosok yang kerap mencuri di malam hari. "Kabar lainnya, si pemuda penyihir kembali beraksi subuh-subuh!! Dia mencuri dari yang kaya lalu membagi-bagikannya ke yang miskin!!"

"Siapa orang ini sebenarnya!? Dia jahat atau baik!?"
"Kyaaa!!! Pemuda Penyihir!!"

"Mana mana aku mau beli korannya!!"
"Ini, besok-besok beli lagi ya!!"

Di keramaian itu, seorang samurai tampak sedang berjalan. Ada yang spesial darinya. Tampak tanda bulan sabit tergambar di mata kakinya, yang menandakan kalau ia adalah bagian dari klan Kozuki.

Usopp menyadari itu, dan diam-diam ia memberinya kertas bergambarkan logo klan Kozuki.

"Gambar klan Kozuki!? Siapa yang memberinya padaku!?" orang itu kaget.

Tak hanya Usopp, tim aliansi lainnya, orang-orang Heart Pirates pun diam-diam menyebarkan kertas bergambar klan Kozuki pada para samurai yang di kakinya terdapat tanda bulan sabit. Mereka ingin mengumpulkan kembali kekuatan Kozuki.

"Apa keluarga Kozuki..."
"Sudah kembali?"

Mereka bertanya-tanya apa jangan-jangan itu memang pekerjaan hantu.

"Hei... Apa ini pekerjaan hantu sungguhan?"
"Untuk apa menanyakan hal seperti itu? Intinya ini yang kita tunggu-tunggu!! Ayo!!"

Di gang, tampak dua pria dewasa dan seorang lelaki tua.

"Kalau mereka kembali sepuluh tahun yang lalu, aku juga akan ikut." ucap lelaki tua. "Tapi bagaimana kalian akan mendapat senjata? Hanya samurai yang diizinkan membawa pedang di negeri ini... Orochi bahkan sampai melarang senjata di sekolah kendo dan karate. Dia menghapus segala kemungkinan pemberontakan."

"Aku tak peduli meski harus bertarung tangan kosong!! Ini kesempatan terakhir kita!! Sudah lama aku menunggu-nunggu ini uwooooo!!!! Aku sangat bersemangat!!!"

Usopp masih menyamar menjadi pedagang minyak. Di keramaian kota, ia memulai aksi dagangannya. Usopp mengangkat sebilah pedang tinggi-tinggi lalu berteriak, "Saudara-saudara sekalian, yang jauh mendekat yang dekat merapat, lihat aku baik-baik dan dengarkan dengan seksama!!"

Lalu di rumah elit, tampak dua pria yang sepertinya bagian dari anak buah Shogun sedang membicarakan sesuatu.

"Ah ah ah ah! Tidak, tidak perlu membawa geisha kemari.."
"Jangan sampai ada seorang pun yang masuk ke sini"

"Baik tuan" ucap pelayan lalu pergi, menyisakan tempat itu hanya ditempati oleh dua orang itu saja. Sepertinya yang akan mereka bahas sifatnya sangat rahasia.

"Ini dia data pengiriman senjata berikutnya.."
"Kau memang jahat ya! Ah ah ah!"
"Eh? Menurutmu begitu?"

"Hooo, jumlahnya banyak sekali ya. Apa mereka mau memulai perang?"
"Aku tak tahu banyak mengenai situasi di luar batas negeri.."
"Tugas kita hanya membuat apa yang mereka minta.."

"Kau memang jahat ya! Ah ah ah!"
"Eh? Menurutmu begitu?"

Si pria berambut keriting suka sekali mengulang-ulang kalimat itu.

Kemungkinan mereka berdua adalah pemasok senjata untuk Kaidou. Dan tanpa mereka sadari, dua perempuan memata-matai dari langit-langit ruangan itu. Shinobu si ninja perempuan dan Nami.

"Perhatikan baik-baik, O-Nami, penglihatanku memburuk seiring dengan bertambahnya usiaku. Jangan sampai terlewat sedikit pun, pehatikan semuanya secara seksama."

"Aku tahu, tapi kepalanya menghalangi pandanganku..."

Nami ingin melihat isi kertas pesanan senjata itu tapi tidak bisa. Nami bahkan sudah memakai teropong kecil. Namun aksi memata-matai mereka tak bertahan lama, si pria botak langsung sadar ada yang mengamati dari langit-langit.

"Hm!? Siapa itu!?"
"Ada yang melihat dari atap!!"

Jleb!!! Mereka langsung menusuk atap dengan senjata.

"Kyaaaa!!!" Nami dan Shinobu kabur.

Nami, si kunoichi pemula.

Jleb Jleb Jleb!!! Mereka terus menusuk-nusuk atap, sementara Nami dan Shinobu berlari kabur. Shinobi terus-terusan menjerit, "Gyaaaaaaa!!!!!"

"Suaramu terlalu keras Shinobu-chan!!"

"Siapa itu!?"
"Siapa itu!?"
"Siapa itu!?"

"Jangan berisik!!" Nami sampai membekap mulut Shinobu namun ia tak berhenti teriak.

"Tangkap mereka!!"
"Ada penyusup!!"

"Meaww" Nami pura-pura jadi kucing.

"Oh, ternyata cuma kucing"

"Aaaaaaaahhhh!!" Shinobu berteriak lagi.
"Shinobu-chan!!"

"Ada penyusup!! Seseorang dan kucing!!"


Tapi meski berisik-berisik begitu, Shinobu memiliki kemampuan kabur yang hebat. Pada akhirnya ia menggendong Nami dan pergi jauh-jauh dari tempat itu dengan cara terbang menggunakan semacam paralayang.

"JuRus ninjamu hebat ya!!" ucap Nami.

Dua orang tadi pun kehilangan jejak.
"kemana perginya mereka!?"
"Mereka hilang!!"

"O-Nami, apa kau berhasil melihat sesuatu?"
"Umm, aku melihat nama pelabuhan dan hari kapalnya pergi."
"Bagus, sekarang kita bisa tahu kapan dan di mana senjatanya akan diambil"

"Ngomong-ngomong, aku lupa memberitahumu ini, O-Nami, aku takut dengan senjata tajam." ucap Shinobu. Pantas saja tadi saat atapnya ditusuk-tusuk ia menjerit-jerit.

"Kau ini tidak cocok bertarung sama sekali ya!!"
"Tapi penampilan cantik perempuan tua juga merupakan senjata.." ucap Shinobu.

Lalu saat mereka melihat ke jalanan di bawah, ada sesuatu yang aneh. Tampak antrian yang sangat amat panjang. Para warga mengantri untuk sesuatu.

"Selamat datang!! Selamat datang!! Datanglah kemari gadis-gadis, aku punya masakan spesial untuk kalia semua!! Ini dia mi soba spesial buatanku!!"

Ternyata mereka mengantri di kedai Sanji, yang sedang dalam penyamaran menjadi Sangoro si pemilik kedai mi. Masakan Sanji memang jelas enak, pantas saja orang-orang rela mengantri. Terutama para gadis.

"Dia tidak merekrut samurai sama sekali!!!!!!" Nami kesal.

Sosok misterius kemudian muncul.
"Orang itu... Apa dia tak tahu pulau ini milik siapa?"

Sementara itu di sisi lain Wano, Udon: tambang tahanan sekaligus pabrik senjata.

"Hantam besinya!!"
"Pindahkan batunya!!"

"Kalau tak mau kerja sebaiknya kau mati saja di pojok sana!!"

Orang-orang disiksa, dipekerjakan secara paksa untuk membuat senjata. Dan yang lebih parah, makanan yang mereka dapat sangat minim. Dengan energi yang tak banyak, mereka dipaksa bekerja keras.

"Nih, jatah makananmu hari ini, setelah memindahkan lima blok batu besar, satu biji kibi-dango. Apa kau mulai kesusahan makan, pak tua?"

Penjaga tak segan-segan menyiksa dan mempekerjakan paksa pria-pria yang sudah tua renta. "Kalau berani mengeluh pada penjaga hukumannya adalah amputasi!! Kau tahu itu kan!?"

Orang-orang lain yang dipekerjakan paksa kasihan dengan si kakek, tapi mereka tak bisa berbuat banyak.

"Sudah-sudah jangan ikut melawan"
"Simpan saja tenagamu, nanti kalian bisa dibunuh"

Kemudian, ada dua tahanan yang bekerja memindahkan blok batu raksasa dengan sangat bersemangat.

"Minggir!! Minggir!! Minggir!! Minggir!!"
"Kalian menghalangi jalanku!! Kubunuh kalian kalau tak mau minggir!!"

Ternyata itu Luffy dan Kid, mereka ikut dipekerjakan. Keduanya bekerja dengan sangat keras untuk mendapat jatah makanan lebih.

"Tunggu-tunggu!! Kapalnya sudah tak sanggup menampung blok batu lagi!!"

"Kalau begitu cepat cari kapal baru bodoh!!"
"Dasar lambat!!"
"M-Maaf!!"

Penjaga kaget.
"Berapa banyak batu yang sudah mereka angkut!?"
"Sudah lima ratus!!!"

"Apaaaa!? Bagaimana dengan borgol batu lautnya!?"
"Mereka masih memakainya!!"
"Mereka bisa melakukannya dengan kekuatan yang tertahan!? Apa jadinya kalau borgol mereka dilepas..."

Luffy dan Kid langsung menuju tempat penukaran kupon makanan. "Kami sudah memindahkan batu!! Cepat beri makanan!!"

"Eeeeeeh!?"

Pada akhirnya mereka mendapat sepiring penuh, piring raksasa berisi ratusan biji kibi-dango. "Berapa batu yang mereka pindah sampai mendapat dango sebanyak itu!!??" orang-orang kaget.

"Aku memindahkan lebih banyak batu darimu!!" ucap Luffy.
"Enak saja, lebih banyak aku!!" sahut rivalnya, Kapten Bajak Laut Kid, Eustass Captain Kid.

"Jangan seenaknya ngaku-ngaku kau, pria gerigi!!"
"Memangnya kau bisa menghitung!? Monyet bodoh sialan!!"

Para penjaga jadi semakin geleng-geleng kepala.

"Mereka berdua terluka sangat parah, kan?"
"Mereka bekerja, makan, tidur, lalu pulih hanya dalam beberapa hari..."

"Tubuh macam apa itu!?"
"Bagaimana caranya kita mematahkan semangat monster seperti mereka!?"

"Ku-kunyah dangonya dengan benar sebelum ditelan..."
"Memangnya kau ibu mereka hah!!!"

Berhasilnya Luffy dan Kid memperoleh begitu banyak makanan membuat salah seorang petinggi penjara menjadi marah. Orang itu adalah Dobon, headliner penjaga penjara pengguna smile Kudanil.

"Siapa tahanan... Yang berani-berani menghabiskan stok makanan!?"

"Uwaaaaa!! Master dobon datang!!! Wujud kudanilnya aneh sekali"

Dan sengaja atau tidak, ia muncul dan menginjak kakek tua tadi.
"Kakek Hyouji!!"

"Aah!! Dia menginjak kakek Hyouji!!"
"Ayo merangkak dari sana, kek"

"Berani-beraninya kalian mengabaikan perin-"

Glup, wujud kudanil Dobon menelan tuannya.

"Uwaaaa!! Kudanilnya memutuskan untuk menutup mulut!! Sekarang Master Dobon ada di dalam mulutnya dan tak bisa dengar apa-apa!!"

Percuma penjaga memberi penjalasan, "Anu... Mereka berhasil mengangkut banyak batu, jadi diberi makanan sesuai jumlah..."

"Master Dobon mau bilang sesuatu tapi tidak terdengar!!"

Pria yang kocak.

Tapi pada akhirnya, Luffy dan Kid tetap dipanggil. Setelah makan, tubuh mereka jadi bulat besar kekenyangan.

"Kami sudah membawa tawanan yang Anda maksud..."
"Mereka kebanyakan makan!!"

"Oi oi, beri kami waktu untuk mencerna makanan kami terlebih dahulu.."

"Aku belum pernah melihat tawanan sampai kekenyangan begitu!! Aku jadi iri." ucap salah seorang tawanan lainnya.

"Rupanya kalian berdua ya..."

Mulut kudanil kembali terbuka, Master Dobon bersiap dengan dua bilah pedang di tangan. "Berani-beraninya kalian berdua!! Aku sampai hanya mendapat jatah tiga dango!! Apa kalian tak lihat mulut kudanil yang lapar ini!?"

Perut Luffy dan Kid menyusut lagi. Cepat sekali mereka mencerna makanannya. "Whoaaa mereka mengecil!!"

"Biar kuberi kalian peringatan!! Sekali melawan penjaga tangan kalian akan dipotong, dua kali kaki kalian akan dipotong, tiga kali dan kalian akan langsung dibunuh di tempat!! Begitulah peraturan tempat ini, jangan coba-coba melawan!!"

"Hei, kami ini cuma orang lemah yang kekuatannya terkunci oleh batu laut. Kami hanya bekerja sekeras yang kami bisa.." ucap Kid.

Sementara Luffy, ia fokus pada kakek tua kasihan yang terinjak manusia kudanil itu. Tatapannya memperlihatkan amarah.

"Kalian tetap bersalah karena sudah memakan semua makananku!!!!!"

Master Dobon lalu melahap Kid dan Luffy.

"Whoaaaa!! Mereka ditelan!!"
"Malang sekali, di dalam sana adalah ruang khusus Master Dobon"

Tapi yang terjadi malah sebaliknya. Bukannya kenapa-kenapa, malah Master Dobon yang mendadak jatuh dan ambruk. Master Dobon dibuat pingsan tak sadarkan diri.

"Wakil sipir Doboooooon!!!!!!!"

Luffy dan Kid keluar dengan selamat. Luffy bahkan menyelamatkan kakek-kakek yang terinjak itu.

"Ka-kalian...!! Kalian sudah kelewatan!! Kalian harus dieksekusi mati!!"

"Hah? Apa kau punya bukti??" ucap Kid. Dan memang, yang terlihat tadi memang Dobon pingsan sendiri. Tidak terlihat Luffy dan Kid melakukan apa pun.

"Uwoooooo!!!!" Tawanan lain menjerit semangat.
"Kalian berdua adalah tawanan bintang harapan!!!!"

Dan seperti itulah, dua sosok pria mengerikan muncul sebagai bintang Tambang Tahanan. Sementara sosok misterius di balik kurungan hanya diam memandang.