Spoiler One Piece 933

Februari 14, 2019 0

Spoiler One Piece 933



Spoiler One Piece 933



spoiler-one-piece-933

Judul : -

Cover : Kemunculan Enel. ( Rumornya ini Cover Story )

Summary :
- Brook menakuti para Oniwabanshu.
- Shinobu terjatuh di atas kepala Orochi.
- Orochi terlihat memakan anak buahnya sendiri.
- Di halaman terakhir terlihat wajah Big Mom.

- End.

( Full Summary menyusul )

Judul : "Belas Masih sang Samurai !!"

Cover : Enel memakan permen karet dengan katak.

- Orochi pengguna DF Zoan Myth Hebi Hebi no Mi model Orochi, kelihatannya masing-masing dari kepalanya memiliki sifat yang berbeda.

- Orochi menuntut permintaan maaf dari Komurasaki, namun dia menolak.
- Orochi menjadi sangat marah, tetapi dia masih mencintai Komurasaki karena kecantikannya, jadi dia melampiaskan emosinya ke anak buah yang ada di dekatnya dengan cara menggigit mereka.
- Perjamuan menjadi kacau.

- Namun, Orochi akhirnya menangkap Komurasaki dan menahannya di dalam mulutnya.


[ Scene Berganti ]
- Salah satu dari Oniwabanshu melihat Robin dan menganggap Robin sebagai penyusup.
- Kemudian dia memanggil Raijin Dan Fujin untuk menangkapnya Robin.
- Di situasi genting tersebut, Brook muncul tiba tiba.
- Otoko dan para Ninja menjadi sangat ketakutan ketika melihat Brook, karena mereka mengira Brook adalah Hantu.

- Shinobu dan Nami muncul untuk menyelamatkan Robin, tetapi mereka menyadari ada seseorang yang bersembunyi di belakang mereka, yaitu Hanzou sang ninja.
- Hanzou melihat Nami dan berpikir bahwa Nami adalah Shinobu, dia mengingat saat dimana Shinobu dulunya secantik Nami, namun berbeda dengan yang sekarang.

Hanzou : "Maaf, aku salah.. Aku mengira kamu seseorang yang aku kenal.."

- Shinobu sangat marah, kemudian dia menyerang Hanzou.
- Kemudian Shinobu menggunakan kekuatan DFnya untuk menghancurkan langit langit tempat dimana mereka berpijak.
- Shinobu jatuh tepat diatas Orochi dan membuat Orochi memuntahkan Komurasaki.

- Kyoshiro kemudian muncul dengan pedangnya dan bertanya kepada Komurasaki..

"Apa kau siap ?"

- Komurasaki mengiyakan pertanyaan Kyoshiro.
- Kyoshiro kemudian mengayunkan pedangnya ke arah wanita paling cantik di Wano itu.
- Kyoshiro menyadari bahwa Komurasaki memegang foto Kinemon di tangannya.

- Orochi melihat itu dan menjadi patah hati, dia bertanya pada Kyoshiro alasan dia melakukan itu.

Kyoshiro : "Ini adalah belas kasihku kepada Komurasaki sebagai seorang Samurai !!"

- Orochi mengeluarkan amarahnya pada Otoko dan ingin menelannya bersama Robin.
- Nami muncul dan menggunakan Zeus untuk mengeluarkan petir.

[ Scene Berganti ]
- Di Kota Okobore, Tsuru memberi Big Mom makanan.
- Ingatan Big Mom kembali ke masa dia masih kecil.

Big Mom : "Udon ? Apakah ada banyak sup kacang ? Kalau begitu berikan padaku !!"

Editor Note :
"9 Hari menuju Fire Festival !!"

spoiler-one-piece-933


- End.

- MINGGU DEPAN TIDAK LIBUR

Komik One Piece 932 Bahasa Indonesia SHOGUN dan OIRAN

Februari 07, 2019 0

Komik One Piece 932 Bahasa Indonesia SHOGUN dan OIRAN



Komik One Piece 932 Bahasa Indonesia SHOGUN dan OIRAN



one-piece-932


KOMIK ONE PIECE CHAPTER 932 : SHOGUN DAN OIRAN
.

Ibukota bunga, kastil Orochi

mabuk dan berdansa diacara
Perjamuan besar

"mainkan komurasaki!!!"

"baik!! Ini dia!!"

Perjamuan di kastil Orochi tampak masih begitu meriah.

Tampak wanita bertopeng sedang memainkan alat musik.
Dari permainannya, melantun sebuah lagu yg begitu indah, hingga membuat semua orang yg hadir begitu terpesona.

"oh.. Musik itu!!"
Ucap salah seorang.

"benar sekali!! Saat musik ini dimainkan, kita tidak butuh formalitas lagi!!" ucap sang shogun yg juga tampak terpesona dengan lagu tersebut.

Bukan hanya para lelaki yg terpesona, bahkan para wanita yg hadir pun ikut terpesona.
"musik yg sangat indah!! Itu membuatku merinding!"

"aku penasaran, kenapa komurasaki selalu memainkan topeng saat memainkan musik?!" ucap orang yg ada disana.

Sementara ditempat Robin yg sudah terkepung oleh Oniwabanshu .

"baiklah, kuberikan satu kesempatan, jawab pertanyaanku!"
Ucap Fukurokuju.
"jika kau memberitahu kami yg sebenarnya, kau akan mati dengan cepat tanpa tersiksa.
Tapi jika tidak, kau akan mendapatkan siksaan yg sangat luar biasa!" ucapnya lagi.

Robin hanya bisa terdiam ditenga-tenga para ninja tersebut.

"siapa namamu dan apa yg kau lakukan disini?!" ucap Fukurokuju.

Robin tampak sedikit bingung untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Sementara para ninja sudah bersiap untuk menyerangnya kapan pun.

"aku adalah penyihir, aku datang kesini untuk mengetahui cara uang mengalir diibukota bunga!" jawab Robin.

"jawaban yang bagus!" ucap Fukurokuju.
"tangkap dia!!!' teriak Fukurokuju.

Dan para ninja pun langsung menyerang robin,
Beberapa kunai dan tambang pun mengenai tubuh robin.

"misi selesai!!"
"penganut aliran hitam sudah muncul tadi pagi di ibukota!" ucap salah seorang ninja.

Namun, alangka terkejutnya mereka, karna tiba-tiba saja tubuh Robin mulai lenyap bagaikan kagebunshin.

"kemana dia pergi!!!"
Teriak mereka ketika Robin susah lenyap dari kepungan mereka.

Sementara itu, diluar ruangan, Robin tampak berlari, bergegas kabur dari para Oniwabanshu.

"nyaris saja!!
Syukurlah tadi aku menggunakan kloningku untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk!" ucap Robin yg sedang berlari kabur.

Sementara ditempat para Oniwabanshu ,mereka tampak masih terkejut dan terheran dengan apa yg terjadi.

"apa dia itu hantu?!"

"itu tidak penting!!
Apakah dia ninja atau penyihir, tubuh aslinya pasti masih ada didekat sini"
"cari dia!!"

Sambil kabur dari para Oniwabanshu, Robin pun melaporkan keadaannya kepada rekannya.
"o-nami!!
Shinobu!!
Bonekichi!
Maaf!! Tapi aku ketahuna, bisa kupastikan disana ada 11 ninja didalam kastil!" lapor Robin.

Nami dan Shinobu yg berada diloteng dalam kastil pun menerima laporan dari Robin.
"apa! Mereka menemukan O-Robi?!
Dan mereka ada 11 orang?!" ucap Nami.

"kita adalah penjaga O-Robi!
Yg kita tau sekarang kita berada ditempat yg tepat!
Oniwabanshu yg dipimpin oleh Fukurokuju sangat cakap!" jelas Shinobu.

Sementara disumur dalam kastil.
Brook pun menerima laporan yg sama.
"ya Tuhan!! Tak kusangka, O-Robi tertangkap!
Padahal akhirnya aku punya kerjaan selain mengumpulkan makanan!" ucap Brook.

Sementara ditempat Oniwabanshu mereka tampak mulai bergerak untuk menangkap Robin.

"dengar, tuan Orochi sedang mengadakan perjamuan!
Jangan sampai ada kekacauan, segera tangkap tikus itu!!!" ucap Fukurokuju.

"baik pak!!" jawab para Oniwabanshu . Lalu mereka pun berpencar mencari robin

Robin yg tak tau dena kastil,justru ia berlari kearah tempat perjamuan berlangsung.

"oi.. Si pendatang baru, O-Robi!!!
Darimana saja kamu?! Kemarilah mari kita ngobrol!" teriak Orochi ketika ia melihat Robin.

Mau tak mau, Robin pun mengikuti ajakan sang shogun.

"ada pepatah yg mengatakan 'orang bijak menyembunyikan sebuah daun didalam hutan' sekarang aku tak bisa kabur dari sini. tapi tak apa, aku masih punya misi yg harus aku selesaikan." ucap Robin dalam hati.

Robin pun lalu mendekati Orochi dengan tenang.
"maaf atas keterlambatan ku tuan! Ada banyak hal yg ingin aku bicarakan dengan anda juga!" ucap Robin ketika ia sudah berada didepan Orochi.

"luar biasa!!
Tidak usa terlalu formal begitu!!
Gufufufu.. Apa kau juga ingin menjadi istriku yg sah?!" ucap Orochi.

Tiba-tiba seseorang mencolek tubuh Orochi.
"tuan, apa anda mau selingkuh?!" ucap komurasaki dengan wajah yg begitu menggemaskan.

"jangan cemberut komurasaki sayang!!!
Imuuuuutttt sekali!!!
Cantik sekaliiii!!" ucap Orochi.

"Tuan Orochi, apa anda tahu apa yg dilakukan komurasaki dibalik layar?!" ucap salah satu wanita yg ada disana.

"semua dosanya dimaafkan karna dia cantik!!"

Dengan menggunakan sebuah topeng, Robin pun menutupi wajahnya, agar salah satu Oniwabanshu yg mengintai disana tak mengenalinya.

"oh.. Apa ada masalah O-Robi?!" ucap Orochi

"oh. .. Tidak ada!
Bisa ceritakan tentang onigashima shogun-dono?!" ucap Robin

"oh... Kenapa kau ingin tau tentang pulau itu?!" ucap Orochi.

Sementara orang-orang disana tak hentinya mengomentari komurasaki.

"oohhh cantiknyaaa!! ❤❤"

"komurasaki dayu!!! ❤❤"

"aku iri padamu.
Kurasa dia bukan tipeku.
Perbuatannya dibalik layar menakutkan!"

"gahahahaha ... Kalo jadi masalah buatku, aku takkan jatuh hati padanya!"
Ucap orang-orang disana.

"dia berasal dari wilayahmu, bos Kyoshiro!!!
Kau berhasil membesarkan seorang wanita yg cantik!" ucap seseorang kepada Kyoshiro.

"jangan bicarakan geisha seolah-olah mereka itu anjing atau semacamnya!" ucap Kyoshiro.
"kata orang, wanita itu bagai bunga.
orang seperti mu yg seperti air keruh, takkan bisa membuat wanita sepertinya mekar!" ucapnya lagi.

"wahahaha.. Bisa saja kau!!"

"oh iya, aku dengar kau telah mengusir enam terbangnya kaidou!
Kau masih saja bengis!" ucap seseorang ketika ia sedang berbicara dengan Kyoshiro.

"aku kan anggota yakuza, tak peduli serendah apapun bawahanku, tapi begitu kami sudah minum bersama, mereka sudah ku anggap keluarga" Ucap Kyoshiro.

"kalo anak mu sendiri yg dihajar orang, apa yg akan kau lakukan?!" ucap seseorang.
"kekesatriaan mu hampir membuatku malu!"

Tiba-tiba sang shogun pun datang, dan ikut dalam obrolan mereka.
"oh iya Kyoshiro!!" ucap Orochi.
"lebih bagus kalo kau hajar musuhmu dengan menunjukan kekuatan yg besar!
Dengan begitu mereka takkan berani mengusikmu lagi!" jelas Orochi.
"itu juga berlaku pada arwah!!"

Orang-orang tampak Terkejut mendengar apa yg dikatakan sang shogun.

Shogun pun melanjutkan ucapannya.
"dengan begitu mereka pasti takkan berani mengusikmu lagi!!
Toh warga ibukota terlalu takut dengan keluarga Kyoshiro, mereka pasti takkan berani berurusan dengan bawahanmu!!
Jadi mereka pasti orang luar!!" ucap Orochi.

Diantara kemeriaan acara perjamuan, tiba-tiba saja sang shogun mulai berbicara kepada semua orang yg hadir.

"dengar semuanya!!
Karna kita semua sudah berkumpul disini hari ini, aku ingin memperingatkan ada kalian semua" ucap Orochi.
"20 tahun yg lalu, Kozuki Oden di eksekusi!!!
Dalam wasiat terakhir Toki, ia menyebut tentang hari pembalasan!!
Oden masih akan tetap bnagkit!" ucap Orochi lagi dengan keras.

"dia mulai lagi" ucap orang-orang sambil berbisik ketika mendengar apa yg Orochi katakan.

Tapi berbeda dengan Robin, ia justru tamapk serius mendengarkan.

"apa kalian ingat dengan kehebatan anak buah Oden,sang sembilan sarung pedang?!" ucap Orochi.

"mereka semua sudah matikan" bisik orang-orang yg ada disana. Yg tampak agak tak tertarik dengan apa yg shogun katakan.

Sementara shogun masih saja menjelaskan dengan semangat.
"pemimpin mereka, Kinemon adalah seorang yg cerdik!
Mereka bangkit dari kubur di negeri wano setelah 20 tahun berselang dan sedang melakukan persiapan!
mereka melanjutkan rencana kudeta wano!" jelas Orochi.

Orang-orang disana hanya diam dengan apa yg dikatakan Orochi.
Mereka semua tak ada yg percaya dengan apa yg dikatakan oleh sang shogun.
"semua orang yg ada kaitannya dengan Oden, sudah terbunuh.
Biar begitu dia masih saja takut dengan keluarga kozuki!" gerutu orang-orang yg ada disana.

"kaidou memang sudah membereskan sebagian besar masalah ini. Di Kuri, Yokozuna dan Jack sudah diserang!!
Belum lagi pemilik kedai soba diibukota dan Ronin di pos perbatasan yg menyerang yakuza!!
mungkin kinemon lah dalang dibalik semua ini!!" ucap Orochi.

"kalau si rubah api kinemon dan para sarung pedang itu akan muncul, maka biarkan mereka muncul" ucap Kyoshiro.
"kita bantai mereka sekaligus dan tunjukan mayat mereka kepada seluruh negeri!" ucapnya lagi.

"gufufufu... Kau benar-benar brngis Kyoshiro!!"

"Oden sudah mati didepan mataku!!!
Tapi anaknya Momonosuke masih hidup disuatu tempat!!
Hingga sekarang mayatnya tak pernah ditemukan!" ucap Orochi.


Terlihat Robin juga komurasaki tampak terdiam mendengarkan apa yg Orochi katakan.

Dan Orochi masih terus melanjutkan ucapannya.
"darah keluarga kozuki mengalir didalam tubuhnya!
Dan sekarang mereka ingin kembali membangkitkan keluarga kozuki!!" ucap Orochi
"dan tentu saja mereka juga berencana membereskan kaidou" ucapnya lagi.

Sementara itu, orang-orang yg mendengarkan apa yg dikatakan oleh Orochi hanya bisa terdiam, mereka mencoba menahan tawa mereka.

"dasar paranoid!"

"puhaha! Orang ini penakut sekali!"

"cukup! Walau kau benar, tapi dia bisa langsung membunuhmu jika dia mendengar kamu Tertawa!"

"dia dilindungi oleh kaidou!!
Dan tak mungkin ada seseorang yg bisa mengalahkan monster itu!" ucap orang-orang yg ada disana sambil berbisik.

"Orochi mempercayai seluruh ramalan itu!
Tapi anak buahnya tak begitu menanggapinya, itu wajar si." ucap Robin dalam hati.

Tiba-tiba, semua orang yg ada disana dibuat sangat terkejut.
Ketika mereka mendengar tawa dari seseorang dibalik tirai.

"jangan ketawa!! Tahan!!"

"hahhg?! Orang tolol mana itu?! Cepat tutup mulut, kalau tidak kau akan dibunuh" bisik orang-orang yg tampak panik

Namun percuma. sang shogun telah mendengar bahwa ada seseorang yg berani menertawakannya.

Dan orang yg sedang ketawa itu tak lain adalah anak kecil bernama O-Toko.

"O-Toko-chan!!" ucap seorang wanita yg ada disebelah Toko sambil menutup mulut Toko agar berhenti tertawa.

Tapi Toko tak bisa berhenti tertawa.
"aku tak tahan!!
Semua orang disini mengejek shogun-dono!" ucap toko.

"siapa itu?!!
Apa ada seseorang yg menertawakan ku?!!" teriak Orochi marah.

"siapa yg ketawa ini?! Tolong jangan libatkan kami dalam bencana ini!! Pergilah!!" ucap pelan orang-orang yg ada disana.

"ahahaha.. Aku tidak bisa diam!!! Maaf... Ahahaha!
Aku tahu aku tidak boleh ketawa, tapi ...." ucap Toko yg masih saja tak bisa menahan tawanya

Orang-orang yg ada disana dibuat lebih terkejut, ketika mereka tahu, bahwa yg ketawa itu adalah Toko.

"dia anak itu?!!!!"
"pendamping pelacur itu!!! Suruh dia diam!!!" bentak orang-orang yg ada disana.

"O-Toko?!!" Robin pun terkejut ketika ia tahu bahwa Toko lah yg tertawa.

Sementara sang oiran komurasaki hanya diam.

"kurang ajar!!! Aku ini shogun!!
Apa menurutmu aku ini takut dengan dendam 20 tahun yg lalu?!
Aku menang dan mengalahkan oden!!" ucap Orochi dengan begitu marah.

"kyaaa hentikan!!" teriak orang-orang ketika Orochi mengeluarkan pedangnya dan bersiap menyerang Toko.

Komurasaki yg dari tadi hanya diam, kini berdiri.
"tolong hentikan tuanku!!!
Dia hanya anak kecil!" ucap komurasaki.

"mau apa dia?!"
"tidak!! Kita tidak bisa mempercayainya! Dia adalah wanita sadis!!!"
Ucap orang-orang ketika melihat apa yg dilakukan komurasaki.

"diamlah komurasaki!!!" ucap Orochi.

Orochi tak peduli dengan apa yg komurasaki katakan.
Dia pun tetap mengayunkan pedangnya dan menebas tirai yg ada Toko dibelakangnya.
Untungnya Toko dan yg lainnya berhasil menunduk dan terhindar dari tebasan Orochi.

"apa tadi kamu yg sudah menertawakan ku boca?!" ucap Orochi

"siapa saja tolong dia!!!
Dia begitu karena kebiasaan! Dia tidak bermaksud lancang!!"

"percuma saja!!"
Ucap orang-orang.

"tuanku, dia hanya anak kecil, ampunilah dia!!"

Dan tiba-tiba saja seseorang datang dan memukul sang shogun.

Semua orang sangat terkejut, ketika mereka melihat komurasaki dengan begitu berani memukul shogun.

"apa yg kau lakukan pelacur?!!!"

"kau serius!!!!"

"minta maaflah komurasaki!! Bersujudlah hingga dahimu membentur tanah!!!"
Teriak panik orang-orang yg ada disana.

"tidak!!!! Aku tidak akan berlutut kepada siapa pun!!!" ucap tegas komurasaki.

Tampak Robin bersiap melakukan sesuatu.

"jika aku sudah yakin dengan apa yg aku anggap benar, maka tak ada alasan untuk menahan diri!" ucap komurasaki.

"hey.. Komurasaki.. Padahal aku sudah berniat menjadikan mu istri dari seoarang shogun. Beraninya kau!!!" ucap Orochi.

"jika yg anda inginkan adalah wanita lemah, maka lakukan saja.
potong dan buang saja aku!!!
Aku adalah anak dari seoarang samurai!!!
Aku tidak akan hidup dengan dipermalukan!!!" ucap komurasaki.

Orochi yg marah akhirnya berubah menjadi seekor naga yg mempunyai banyak kepala.

"kau hanya seorang pelacur biasa!! Beraninya kau bicara tentang samurai dengan begitu arogan!!!" ucap Orochi dalam bentuk naganya.

"komurasaki!!!"

"kyaaaa!!!"

"tuan Orochi, kita masih ada didalan kastil!!!"

Robin berhasil membawa Toko
Tapi sayanganya, salah satu dari Oniwabanshu berhasil menemukannya.
"aku menemukannya!!"

"jangan biarkan dia kabur!! "

Dan ditenga kepanikan yg terjadi, Kyoshiro pun berdiri.
"uh-oh... Whahaha..
Ini akan menjadi pertumpahan darah!!!" ucap Kyoshiro. Dia pun bersiap mencabut pedangnya.

Kastil dalam kekacauan.
Apa yg akan terjadi?!

















Komik One Piece 931 Bahasa Indonesia O-SOBA MASK

Februari 01, 2019 0

Komik One Piece 931 Bahasa Indonesia O-SOBA MASK



Komik One Piece 931 Bahasa Indonesia O-SOBA MASK



sanji-stealth-black

"inilah yg kubutuhkan untuk penyamaranku!" ucap sanji yg sudah mengeluarkan raid suit yg diberikan oleh saudaranya.

"hmmmm.. Apa yg kau pegang itu, sebuah kaleng?!" ucap Page one yg melihat raid suit yg dipegang Sanji.

"pemilik kedai sobanya benar-benar muncul!!" ucap para penduduk yg melihat sanji.
"apa dia bodoh?!!! Itu sama saja seperti bunuh diri!!!"

"tapi jika ia tidak muncul, maka seluruh kota ini akan hancur!!" ucap mereka lagi.

"apa yg kau lakukan Songoro?!!" teriak Ussop.

"aku tidak keberatan jika kota ini hancur!!" ucap Law.

"yg sedang kita lawan ini adalah seorang yonkou, bersikap keras kepala tidak akan selalu berhasil ketika mencoba menyelamatkan seseorang!"
"jadi jika aku membuang harga diriku, mungkin aku bisa menyelamatkan mereka!" ucap sanji.
"dan benda ini punya kekuatan untuk membantu mereka.
Walau aku menggunakan benda ini, bukan berarti aku menjadi bagian dari Germa!
Jadi aku akan menggunakannya!" ucap sanji lagi sambil menekan tombol raid suit nya.

"woah... Apa!!!!" teriak ussop yg tak mengerti dengan ucapan sanji.

"woi!!! Kau tak boleh telanjang didepan umum!!!"

Sebab, ketiaka sanji mengaktifkan raid suit, maka secara otomatis pakain yg ia kenakan akan terlepas, dan setelah itu, sesuatu akan menutupi tubuh sanji.

"aaa... Apa itu?!!!!"
Ussop dan yg lainnya tampak sangat terkejut melihat apa yg terjadi dengan sanji.

"perubahan?!!!" teriak Franky dengan mata yg berbinar.

"keren sekali!!!! Teknologi macam apa itu?!!!" teriak ussop dengan mata yg berbinar juga.

"kenapa dia ada diatas atap?!" ucap Page one ketika melihat sanji yg tiba-tiba sudah berada diatap bangunan

"kenapa dia menggunakan kostum itu?!
Tidak salah lagi,itu adalah GERMA 66'S NO. 3!!!
STEALTH BLACK!!!" teriak Law.

"kenapa kau bisah tahu?!" ucap sanji yg heran mengapa Law mengetahui apa yg dia gunakan.

"semua orang di north blue mengetahuinya!!" ucap Law.

"aku tidak peduli!! Jangan panggil aku begitu lagi!!" ucap sanji.

"aku pernah membaca komiknya, dan aku selalu membenci Germa!!" ucap Law.

"aku juga membencinya!!" jawab Sanji.
"sepertinya kau bukan sekedar pemilik toko soba biasa!
Katakan siapa namamu?!!" ucap Page one.

Terlihat ussop dan Franky tampak masih terpesona dengan sanji.

"aku... O-soba bertopeng!!" ucap sanji.

"itu terdengar lemah!!!
Pilih nama yg lain!!!"

"biar kami saja yg memberimu nama!!"
Teriak ussop dan Franky yg tampak kecewa dengan nama yg dipilih sanji.

"hei, kadal!!! Ayo bertarung!!!" teriak sanji yg bersiap menyerang.
"ini waktunya mencoba, apakah kekuatan sains ini bisa... " ucap sanji dalam hati sambil mencoba kekuatan barunya.

Page one pun tak diam saja.
Ia menyerang sanji yg ada diatap dengan mulutnya.

Bruaaakkk

Mulut dari page one pun menghancurkan atap tempat sanji berada.
Tapi sanji lebih cepat, ia sudah tak berada diatap tersebut.

"mmmmm? Kemana dia pergi?!"
"dia menghilang!!!" page one tampak bingung dengan keberadaan sanji yg tiba-tiba saja menghilang.

Dan secara tiba-tiba, sebuah serangan mendarat tempat ketubuh page one.

"guuuaaaahhhh!! " jerit page one yg terkenah serangan yg tak terlihat.

"kekuatan apa itu?!!!
Huh?! Darimana dia datang?!!!" teriak ussop yg terkejut dengan apa yg dia lihat.

"dia pasti bergerak secepat kilat, sehingga kita tak bisa melihatnya!" teriak Franky yg juga tampak terkejut.

"bukan begitu. Menurut apa yg aku baca di koran, disana ada sebuah komik dengan sebutan 'prajurit lautan, sora'
Pasukan iblis Germa 66 adalah antagonisnya"ucap law. Lalu ia pun menjelaskan lebih lanjut.
"salah satu anggota mereka adalah 'Stealth black' orang yg bisa menghilang sesuai dengan keinginannya!!" jelas Law.
"dia bisa menyesuaikan dirinya dengan kondisi disekitarnya, dan menjadi manusia tak terlihat!" jelas Law lagi.

"kau tahu terlalu banyak tentang ini!!" teriak ussop.

Sementara itu, Sanji juga tampak terkejut dengan kekuatan yg ia dapatkan.
"ada apa dengan kostum ini?! Apakah ini berhasil membuatku jadi tak terlih?!" ucap sanji yg tampak masih tak percaya dengan apa yg terjadi.


Sanji pun teringat dengan masalalunya, ketika ia membaca sebuah katalog yg berisi tentang jenis buah iblis, dan ia tampak tertarik dengan buah suke-suke.
Namun impiannya untuk mendapatkan buah suke-suke lenyap, ketika ia bertemu dengan Absolom yg telah memakan buah tersebut.

Dan kini, dengan kostum yg diberikan oleh keluarganya, ia akhirnya bisa mendapatkan kekuatan yg ia impikan.

"impianku yg telah hancur, telah dikembalikan oleh kekuatan sains germa yg aku benci. Ironis sekali!!" ucap sanji dalam hati.
"yah... Kekuatan ini pasti akan sangat berguna untuk mengintip wanita dikamar man.... Bukan. ..bukan. tapi untuk menolong teman-temanku! Aku jadi dilema" ucapnya lagi.
"juba ini adalah perisaiku. Diatas hak sepatuku ada alat akselerasi yg digunakan untuk melayang. Dan terutama bisa tembus pandang!
Jadi baju tempur ini bisa melakukan itu ya?!" ucap sanji

Setelah menerima serangan yg tak terlihat dari sanji barusan, tampak Page one telah kembali bangkit.

"manusia tembus pandang?! Ini menjadi semakin aneh, siapa kau sebenarnya?!" ucap Page one yg kini telah berubah kedalam bentuk hybridnya.

"tunjukan padaku, siapa kau sebenarnya?!!" teriak Page one sambil menyerang sanji dengan ganas.

Dan sanji pun berhasil menahan serangan page one dengan kakinya.
Namun, meskipun sanji mampu manahan serangan dari page one, tapi serangan tersebut begitu kuat, hingga membuat sanji tak mampu menahan lebih lama, ia pun terhempas terbang jauh menabrak dan menghancurkan bangunan-bangunan yg ia lewati.

"waoh!!! Sanji, apa kau baik-baik saja?!!" teriak ussop yg khawatir dengan keadaan sanji.

"zoan kuno memang hebat!" ucap Law.

Sanji yg terhempas itu pun kembali bangkit.

"aku merasa agak sakit, tapi baju ini sangat tahan banting!!
Kalo begini, ibukota takkan bertahan lama!" ucap sanji yg sudah kembali berdiri.

Sementara ditempat Page one. Ia tampak sudah tampak tenang. Karna ia pikir ia telah berhasil mengalahkan sanji.

"yah... Sekarang aku hanya perlu mengirim tubuhnya ke bos Kyoshiro!
Aku tak bisa mengetahui identitas aslinya, jadi yah." ucap page one.

sementara Law dan yg lainnya justru berlari menjauhi tempat pertempuran.

"hei, kenapa kita meninggalkan Songoro?!" ucap ussop yg tampak tak senang meninggalkan sanji yg sedang bertarung.

"dia yg menyuruh kita pergi tanpanya!" jawab Law.

"dia memang bilang begitu, tapi!!!"

"mereka pasti akan mengirimkan lebih banyak orang untuk mengejar kita.
Kita terus saja membuat masalah, kita mungkin sudah tak bisa lagi menetap di ibukota.
Ayo kita pergi ke kota Ebisu dulu" ucap Law.

Sementara itu, sanji kini telah terbang begitu tinggi dari kota.

"aku akan meminta Franosuke dan Uso-hachi untuk memodifikasi desainnya nanti!" ucap sanji.

Dan dari ketinggian tempat sanji berada, ia pun terjun dengan cepat untuk menyerang page one.

Bruuuuakkkkkkk

"GYaaaahhh" terdengar teriakan yg keras.

Disaat yg sama, Kastil Orochi.

Pesta yg diadakan oleh shogun tampak masih berlangsung.
Tapi didalam kastil itu,tamapk seseorang sedang mengendap disana. Orang itu tak lain adalah Robin.

"ruangan tuah dan mencurigakan!" ucap Robin sambil memeriksa barang-barang yg ada disana.
"negara ini sudah terisolasi selama berabad-abad. Mereka membuat poneglyph.
Pasti ada satu dinegara ini.
Mungkin ada pintu tersembunyi disekitar sini!!" Robin masih terus memeriksa.

Tapi tiba-tiba ia dikejutkan oleh suara seseorang

"sedang mencari sesuatu?!" ucap orang tersebut.

Alangka terkejutnya Robin, ketika tiba-tiba saja ia sudah terkepung oleh kelompok ninja pribadi shogun negara wano. OROCHI ONIWABANSHU.

"mustahil, sejak kapan mereka!!" ucap Robin dalam hati yg tampak sangat terkejut dengan kedatangan mereka.

"bersikap mencurigakan didekat ninja!!"

"perbuatan bodoh!!"

"apa kau tau kita ini apa?!"

"mungkin dia orang luar?!!"
Ucap para Oniwabanshu.

"kau ini geisha yg merepotkan!" ucap seseorang yg datang dari balik sebuah pintu.
"tapi aku akan memberimu satu kesempatan. Satu saja!" ucap orang itu lagi. Kapten Oniwabanshu, Fukurokuju.

Sementara itu di pantai Kuri.

"aku cemas soal kak Luffy!"

"dia pasti akan baik-baik saja, o-tama! Nin-nin!"

"tapi tuanku bilang, tak ada yg bisa keluar dari penjara udon!"

Tampak disana, Tama, Kiku, Momo dan Chopper sedang berjalan.

"memang benar. Kalo Raizo belum melapor.
Kalo saja aku lebih kuat, aku akan menyelamatkannya sekarang, tapi...." ucap Momo yg tampak masih saja berlatih.

"oh... Apa itu?!!! Nin-nin!" teriak Chopper yg terkejut saat melihat sesuatu tergeletak dipantai.

"itu orang!!"
Mereka tampak terkejut ketika mengetahui bahwa yg tergeletak dipantai itu adalah seseorang.

"dia tak sebesar raksasa! Tapi jelas dia manusia yg besar!" ucap Momo.

"seorang wanita?!" ucap Kiku
"siapa yg lebih besar ya, dia ato kaidou?!" ucap Tama.

Tapi melihat sosok yg tergeletak itu, justru membuat Chopper sangat terkejut.
"hhhuuuuuhhhhh!!!! Itu.... ?!!!" teriak Chopper.
"ahhhhhhh!!! BIG M.... OM!!" teriaknya lagi, namun dengan cepat ia menutup mulutnya.

"Chopperemon, siapa dia?!" ucap kiku yg penasaran dengan sosok wanita besar didepannya.

"jangan bicara, kau akan membuatnya bangun!!" ucap Chopper sepelan mungkin.
"kita harus kabur sekarang!!! Kalo dia bangun, dia akan membunuh kita!!" ucapnya lagi.

Tama dan yg lainnya tampak tak mengerti dengan apa yg Chopper katakan.

"tidak... Meskipun kita kabur, kalau didatang kemari karna mengejar kita, maka...!!!." ucap Chopper yg tampak sangat panik.

"huuuhh?! Dia big mooooom?!!" teriak panik Momo ketika ia mengetahui siapa orang yg tergeletak disana.

"diam! Aku akan membunuhnya sekarang!
Anggap saja dia kaidou! Lagipula dia sama sepertinya!" ucap Chopper yg tampak mengeluarkan pedang dan bersiap menyerang Big Mom yg sedang tak sadarkan diri.

"Chopperemon, kau harus menjelaskannya pada kami atau..." ucap kiku.

"akan kujelaskan nanti!" jawab Chopper.

Tapi Chopper tampak sangat terkejut, ketika tiba-tiba saja Big Mom mulai siuman.

"terlambat!!! Lari sekarang!!!" teriak Chopper panik.

"ugh.. Dimana aku?!" ucap Big Mom yg kini sudah sadar dan duduk.
"siapa aku?!" ucap Big Mom lagi.

Dan Chopper tampak sangat terkejut mendengar apa yg Big Mom katakan.

Sebuah kejutan besar!!!
















Komik One Piece 930 Bahasa Indonesia KOTA EBISU

Januari 18, 2019 0

Komik One Piece 930 Bahasa Indonesia KOTA EBISU



Komik One Piece 930 Bahasa Indonesia KOTA EBISU



one-piece-930

Mari kita putar sejenak jam ke belakang, ini adalah kota yang hidup dari sisa-sia Ibukota Bunga, Kota Ebisu. Di sini meski orang-orangnya miskin, kelaparan, hidup dengan berbagai kekurangan, mereka selalu saja tersenyum dan tertawa.

"Oh!! Kau kembali ya Tonayasu!!"
"Yasu!! Selamat datang kembali, tapi kami masih tidak punya makanan!! Hahaha!!"
"Gyahahaha!! Aku kelaparan sampai mau mati!!"

Orang-orang dengan begitu ceria menyambut kedatangan Tonayasu, bapak-bapak yang bersama dengan Zoro. Tonayasu dan Zoro sampai di kota itu.

"Hm? Kenapa semuanya tampak bahagia? Suasananya agak beda dengan kota sisa-sisa di Kuri" ucap Zoro. Tentu saja ia bingung.

"Pemangamat matamu tajam juga ya, tuan!! Semua orang memang tampak bahagia, kan!? Berpikir kalau di antara semua mahkluk di bumi hijau ini, hanya manusia yang bisa tersenyum, memikirkan itu saja membuatmu ingin tersenyum, bukan!?"

Seorang anak kecil tertawa-tawa sambil berteriak ke ibunya, "Ibu, aku lapaar!!"
"Ibu juga!! Hahahaha!!"

Dalam kondisi kelaparan mereka malah tertawa.
"Aku kekurangan gizi sampai-sampai gigi-gigiku copot hahahaha!!"
"Buat apa juga kau punya gigi? Tidak ada yang bisa dimakan hahahaha!!"

"Tonayasu, siapa ronin yang kau bawa ini!? Dia punya tiga pedang di sabuknya!!"
"Benar, ada tiga!! Dan panjang-panjang semua!!"
"Oi!! Apa kau ini semacam komedian, kau lucu sekali!! Hahahaha!!"

"Hahaha, tuan ini langsung jatuh cinta pada pandangan pertama saat melihatku!!"
"Tapi bahaya loh, bersama-sama orang asing seperti ini!!"

"Oi oi, jangan merekemehkanku, aku ini akn si hebat pembawa Drum Taiko!!"

"Terserah kau mau bilang apa, tapi coba lihat muka menyeramkan ini! Ayo senyum, senyum!!" seorang wanita menarik-narik mulut Zoro supaya mukanya tersenyum. "Ayolah senyum, hal bagus terjadi di kota ini hari ini!!"

"Benar!! Kau tahu tidak, Tonayasu!?"
"Dia kembali lagi loh tadi malam!! Si Bocah Pencuri Subuh!!"
"Eh benarkah!?"

Tonoyasu kaget mendengar kabar kalau si Bocah Pencuri Subuh, pencuri yang waktu itu sempat muncul di koran Wano datang ke Kota Ebisu tadi malam.

"Bocah Pencuri Subuh?" Zoro bertanya-tanya.

"Entah siapa dia sebenarnya atau dari mana dia berasal," jelas seorang kakek tua. "Dia muncul subuh-subuh tepat jam tiga pagi, mencuri dari orang-orang kaya jahat di ibukota dan membagi-bagikannya ke distrik-distrik miskin.."

"Siapa ya dia kira-kira!? Kuharap aku bisa berterima kasih padanya!! Hahahaha!!"
"Karena dialah kami berpesta hari ini!!"

"Ini segelas, kamu juga boleh mendapatkannya, tuan ronin"

Seorang anak menghampiri Zoro dan menyodorinya segelas air.
"Air bersih!! Kami membelinya dengan uang itu!!"

Yaps, bagi orang-orang miskin ini, bisa minum air bersih saja sudah seperti pesta-pesta. Sumur di kota itu begitu kering. Zoro merasa tidak enak kalau haru meminum sesuatu yang begitu berharga itu.

"Tidak usah, aku..."
"Tidak apa-apa tuan, perutmu tidak akan sakit kok kalau meminumnya!" ucap anak tadi, masih sambil tersenyum.

"Yasu membawamu kemari, jadi kau pasti orang baik!!"
"Minum saja, semuanya berhak mendapat segelas!!"

"Air bersih!!"
"Air bersih!!"

Para penduduk bernyanyi-nyanyi, dan akhirnya Zoro pun meminumnya.

"Rasanya enak, kan?? Mengalir di tenggorokan!! Ayolah, jangan pasang wajah muram lagi.."
"Kalau kau tidak senyum, keberuntungan tidak akan menghampirimu!!"

"Entahlah," ucap Zoro, "Aku hanya merasa kalau tersenyum terlalu banyak di negeri ini..."


"Mereka menyebutnya senyum Ebisu, tuan" ucap Tonayasu. Ebisu adalah nama Dewa di Jepang yang kerap diperlihatkan dengan muka tersenyum. "Karena itulah tempat ini disebut Kota Ebisu!! Kami tidak akan kalah dengan kemiskinan, meski menangis pun kami tetap akan tersenyum!!"

Zoro dan Tonayasu sampai di Kota Ebisu beberapa jam yang lalu. Saat ini di pulau tempat tinggal Kaidou, Onigashima, situasi tampak lumayan genting. Seseorang melaporkan kedatangan penyusup ke Wano.

"Mereka datang dari laut Tenggara!!"
"Tembaki mereka!! Jangan biarkan si wanita tua tua sialan itu sampai ke negeri ini!!"

Bajak Laut Big Mom, kapalnya menerobos menuju Wano dengan mengendarai ikan-ikan koi raksasa.

"Mereka mengikat ikan koi dan mengendarainya!!"
"Jaringan informasi Big Mom memang sangat..."

"Jatuhkan saja aku tidak peduli!!" teriak Kaidou, "Kita tahu kalau orang-orang bodoh ini akan datang, tembak jatuh mereka!!"

"Mamamamamamama!!" terdengar tawa Big Mom dari kapal itu meski tak tampak wujudnya.

Orang-orang Kaidou menembaki kapal Big Mom dengan meriam dari pinggir-pinggir bukit. Tapi percuma, di kapal-kapal itu ada banyak orang hebat yang mampu menahannya.

Perospero menahan tembakan-tembakan dengan kekuatan permennya, lalu ada juga Smoothie dan Daifuku yang menggunakan kekuatan jin dari perutnya.

"Percuma saja, mereka menahan tembakan-tembakan kita!!"

"Mamamamamama!!" Big Mom tertawa-tawa, berdiri di bagian depan kapal di antara barisan putra-putrinya.

"Aku datang, Kaidou!! Tunggu saja kalian, Topi jerami!! Zeus!! Kau juga akan kubawa kembali bersamaku!! Panjat air terjunnya!!"

Big Mom menggunakan kekuatannya untuk mengendalikan ikan-ikan koi itu, memerintahkan mereka untuk memanjat air terjun.

"Whoaaa!! Aku tak menyangka ikan bisa memanjat air terjun!!" ucap smoothie.
"Memang sulit untuk dipercaya perorin!!" ucap Perospero.

Kaidou dari tempatnya kembali memberi perintah, "Pokoknya jangan sampai dia kemari!! Kalian ngapain saja, hah!? Jatuhkan dia!!"

"K-Kami tidak menyangka kalau mereka akan memanjat air terjun!!"
"Apa bocah-bocah Linlin juga ikut dengannya!?"
"Beberapa ikut.."

"Bocah-bocah Linlin itu komandannya!! kalau dia sampai berlabuh, akan terjadi perang!!!" kaidou tampak begitu kesal.

Dan kapal Big Mom akhirnya sampai di puncak air terjun.
"Akhirnya kita sampai!! Negeri Wano!! Mamamamama!!!"

Namun sampai di ujung, kapal mereka dihantam oleh dinosaurus terbang, seekor Pteranodon!!

"Itu...!!"
"Jangan-jangan...!!"
"King!?"

King, ternyata ia pemakan buah zoan, Ryuu-Ryuu no Mi, Ancient Zoan model Pteranodon.
"Hmph.. cuma satu kapal, hah?"

"Tuan King menjatuhkan mereka!!!"

Kapal Big Mom jatuh, dan Big Mom-nya sendiri juga tersungkur dan tenggelam di laut.

Beralih ke Ibukota Bunga... Sanji, Franky, Usopp, dan Law tampak sedang berlari kabur.

"Kenapa kami harus lari juga!?" protes Franky.
"Kau juga menghajar salah satu dari mereka kan!!"
"Tapi kan yang mereka kejar cuma pemilik kedai soba!!"

"Tapi apa pun yang terjadi, kalau kalian sampai tertangkap, maka semua akan mencari teman-teman kita yang lain di seisi pulau!!"

"Gawat!! Nami dan Robin akan berada dalam bahaya!!"

"Semuanya, kalau sampai salah satu dari kalian tertangkap, jangan sekali-kali menyebut tentang para samurai atau minks!!" ucap Law, "Kalian mati saja dengan tenang tanpa mengucap satu kata pun!!"

"Kejam sekali, kapten macam apa kau!? Luffy tak akan pernah mengatakan hal seperti itu!!"
"Aku memang sedikit lebih kejam" ucap Law.

"Bagaimana kalau kita menggunakan topeng dan bertarung!?"
"Kalaupun kau yakin seratus persen bisa menang, luka sedikit saja bisa mengurangi peluang kita pada pertarungan final nanti, jadi sebaiknya jangan membuang-buang tenaga!!"

"Kau memang kapten yang keterlaluan!!" ucap Usopp, "Kalau aku sampai tertangkap, akan kuberitahu saja semuanya dan menyelamatkan diriku sendiri!!"

"Apa kau serius!? Yasudah aku akan melindungimu!!" ucap Sanji.
"Yeeey!!" Usopp senang.

"kalian berdua bodoh ya!?" bentak Law.

"Kyaaaaaaa!!!"

Mendadak terdengar suara teriakan seorang perempuan. Mendengar hal itu, Sanji pun tidak bisa tinggal diam. "Seorang perempuan!?"

Dan yang lebih mengerikan, tak jauh dari mereka tampak sebuah rumah. SEBUAH RUMAH terlempar ke udara. "Hah!? Rumah!?"

"Apa yang terjadi!?"

Di area itu, Page One mengamuk. Dengan kekuatan dinosaurusnya, ia mengamuk sampai menghancurkan rumah-rumah warga. Orang-orang berlarian.

"T-Tolong hentikan, kami tidak ada urusan dengan pemilik kedai soba itu!!"

"Tapi kalian juga punya toko soba.."
"Kami memang menjual soba, tapi kan..."

"Aku tidak peduli!! Cepat panggil keluar pemilik kedai soba yang itu!! Panggil sekeras-kerasnya si bodoh Sangoro yang berani melawan Keluarga Kyoshiro!!"

Akhirnya pak tua pemilik toko soba yang sebenarnya tidak ada hubungan dengan Sanji berteriak-teriak memanggil, "Sangoro!!! Keluarlah kau sialan!!"

"Hihihi, si pecundang itu tampaknya tak akan menunjukkan dirinya.." ucap page One. "Ah, selanjutnya ayo makan buah-buahan.."

Orang-orang tak berdosa itu terus berteriak-teriak memanggil Sangoro, dan lama-lama Sanji jadi merasa tak tega juga. Terlebih banyak kedai makanan yang dihancurkan begitu saja.

Akhirnya meski Franky dkk sudah mencoba untuk menghentikannya, Sanji berlari menuju Page One. Sanji melesat cepat, kemudian menendangnya tepat di bagian kepala hingga dinosaurus itu tersungkur. "Aku di sini!!" Sanji berteriak.

"I-Itu dia... si pemilik kedai soba tadi!!" ucap warga.
"Dia benar-benar muncul!!"

"Ngghh...." Page One bangkit kembali, tendangan yang sempat membuatnya jatuh itu seolah tidak berdampak sama sekali. "Hihihi, jadi akhirnya kau datang juga, baguslah aku jadi tidak perlu membuang-buang waktuku.."

Page One berkomunikasi lewat alat komunikasi, "Di sini Page One, target dikonfirmasi, Jalan 6 Distrik 2"

"Siap, aku ke sana" ucap rekannya di alat komunikasi.

"Pemakan buah dinosaurus ya.."

Pemilik kedai yang dihancurkan tadi melempari Sanji dengan gelas, "Bodoh kenapa kau lama sekali hah munculnya!! Usahaku sampai dibuat berantakan!!"

Wajar tentunya kalau mereka marah pada Sanji.

Sambil sembunyi-sembunyi, Law membisiki Sanji.
"Apa yang kau lakukan, hah!? Jangan melawannya!! kalau sampai Drake dan Hawkins sampai ke sini, bisa jadi gawat!!"

"Syukurnya orang ini tidak tahu aku siapa.." ucap sanji. "Dan aku tak akan membiarkan ia tahu atau membiarkan diriku terluka.. Memperkuat kekuatan kita memang ide yang bagus, tapi mengurangi kekuatan musuh sepertinya tidak buruk juga.. Sudah kalian pergi saja.."

Sanji kemudian mengeluarkan kaleng bernomor tiga pemberian Germa.
"Selama mereka tidak tahu aku siapa, semuanya akan baik-baik saja, kan?"